PONTIANAK POST - Bagi sebagian orang, kopi atau teh menjadi bagian dari rutinitas harian. Namun, saat gangguan lambung muncul, konsumsi minuman berkafein sebaiknya mulai dibatasi.
Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS menjelaskan bahwa aneka teh asli Camellia sinensis masih mengandung kafein yang berisiko bagi orang dengan lambung sensitif.
“Kalau gangguan gastritis sedang menyerang, kurangi sebanyak mungkin minuman berkafein,” katanya, dikutip dari Jawapos.
Sebagai alternatif, ia menyebut teh kamomila atau chamomile tea dapat menjadi pilihan karena bebas kafein.
Baca Juga: Tepung Garut Tradisional Kembali Dilirik untuk Membantu Mengatasi Sakit Maag
Menurutnya, teh yang berasal dari bunga kamomila itu memiliki kandungan minyak atsiri yang bekerja sebagai “soothing agent”, yakni membantu meredakan nyeri dan radang pada dinding lambung dan usus.
Selain mengurangi kafein, penderita gastritis juga dianjurkan menghentikan kebiasaan merokok, menghindari alkohol, serta mengurangi makanan pedas dan berempah kuat.
Perubahan sederhana dalam pola konsumsi harian dinilai dapat membantu lambung bekerja lebih nyaman dan mengurangi risiko iritasi berulang. (*)
Editor : Chairunnisya