Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ahli Ungkap Manfaat Labu Kuning untuk Membantu Menjaga Saluran Cerna

Chairunnisya • Senin, 11 Mei 2026 | 19:12 WIB
Labu kuning (JAWAPOS)
Labu kuning (JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Menjaga kesehatan lambung tidak selalu harus dilakukan dengan makanan mahal atau sulit ditemukan.

Sejumlah bahan pangan sederhana yang mudah dijumpai sehari-hari justru dinilai memiliki manfaat baik bagi saluran cerna, salah satunya labu kuning.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menyebut labu kuning menjadi salah satu camilan pilihan yang cocok untuk membantu menjaga kesehatan dinding lambung.

Baca Juga: Tepung Garut Tradisional Kembali Dilirik untuk Membantu Mengatasi Sakit Maag

Artikel kesehatan tahun 2024 menyatakan labu kuning tergolong pangan fungsional. Kandungannya dinilai cocok membantu memperbaiki dinding saluran cerna, termasuk lambung.

Dinding saluran cerna yang berfungsi baik diperlukan untuk membantu kelancaran proses penyerapan nutrisi dari makanan yang masuk ke tubuh.

Selain itu, kondisi tersebut juga penting untuk menghambat berbagai zat berbahaya agar tidak masuk ke dalam darah.

Menurutnya, kandungan vitamin A dan zinc pada labu kuning berperan dalam membantu melindungi dinding lambung. Sementara kandungan seratnya dibutuhkan untuk menjaga kelancaran gerakan saluran cerna.

Baca Juga: Pola Makan Alami Jadi Kunci Menjaga Lambung Tetap Sehat

Labu kuning juga dapat diolah menjadi berbagai sajian sederhana yang ramah lambung. Masyarakat bisa mengonsumsi labu kuning segar yang dikukus atau mengolahnya menjadi smoothie dengan tambahan natural yoghurt dan madu.

Meski demikian, ia mengingatkan kandungan mineral kalium pada labu kuning perlu diwaspadai oleh orang dengan gangguan kesehatan ginjal.

Selain itu, penggunaan produk labu kuning kemasan siap pakai sebaiknya dibatasi untuk menghindari kemungkinan kelebihan asupan garam dan gula. (*)

 

Editor : Chairunnisya
#saluran cerna #pencernaan sehat #pencernaan