PONTIANAK POST - Di balik tampilannya yang sederhana, mentimun ternyata mengandung berbagai nutrisi penting untuk tubuh.
Dilanisr dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menyebutkan salah satu yang cukup tinggi adalah vitamin K, nutrisi yang berperan penting dalam kesehatan tulang dan proses pembekuan darah.
Dalam 100 gram mentimun yang tidak dikupas terdapat kandungan air 95,5 persen, protein, karbohidrat, lemak, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, vitamin C, hingga betakaroten sebagai antioksidan.
Baca Juga: Perbaikan Sel Kulit Lebih Optimal dengan Air Mawar dan Mentimun
Kandungan vitamin K pada mentimun mencapai 24 mg per 100 gram. Jumlah ini cukup tinggi sehingga mentimun dapat dipertimbangkan sebagai salah satu sumber untuk membantu mencegah kekurangan vitamin K.
Selain berperan dalam proses pembekuan darah, vitamin K memiliki fungsi penting bagi kesehatan tulang.
Vitamin ini berkaitan dengan kepadatan tulang melalui proses transkripsi genetik, regulasi reabsorpsi tulang, hingga karboksilasi protein.
Peran vitamin K bersama kalsium dan vitamin D banyak dipelajari sebagai bagian dari upaya pencegahan osteoporosis yang semakin menjadi perhatian seiring meningkatnya usia harapan hidup.
Meski demikian, konsumsi mentimun tetap perlu dibarengi dengan sumber vitamin K lainnya agar kebutuhan tubuh tetap terpenuhi dan terhindar dari defisiensi.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, mentimun sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan segar. Jika dibuat infused water, sisa irisan mentimun sebaiknya tetap dimakan agar kandungan gizinya tidak terbuang. (*)
Editor : Chairunnisya