PONTIANAK POST - Penggunaan mentimun untuk perawatan wajah sudah dilakukan secara turun-temurun.
Bahan alami ini dipercaya membantu membuat kulit terasa lebih segar, rileks, dan tampak lebih sehat.
Mentimun kerap digunakan sebagai pembersih, toner, masker, hingga penghilang noda pada wajah.
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS mengungkapkan khasiat tersebut erat kaitannya dengan kandungan airnya yang memberikan efek cooling dan refreshing pada kulit.
Baca Juga: Kandungan Vitamin K Mentimun Ternyata Penting untuk Menjaga Kesehatan Tulang
Efek tersebut membantu sel kulit menjadi lebih rileks, lembut, dan memiliki tekstur lebih halus. Mentimun juga diyakini membantu revitalisasi kulit wajah yang lelah dan tampak suram agar terlihat lebih segar.
Kandungan asam folat dan vitamin C pada mentimun membantu memacu pembentukan kolagen yang penting untuk menjaga elastisitas kulit.
Sementara efek antioksidan vitamin C membantu melawan radikal bebas yang merusak sel kulit.
Baca Juga: Perbaikan Sel Kulit Lebih Optimal dengan Air Mawar dan Mentimun
Peran tersebut membantu mengendalikan tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan garis halus pada wajah.
Secara tradisional, irisan mentimun juga sering digunakan sebagai penutup mata untuk membantu meredakan bengkak atau kemerahan akibat paparan sinar matahari.
Mentimun juga dipercaya membantu mengatasi radang pada wajah akibat sinar matahari.
Meski berbagai ulasan ilmiah menyebut mentimun aman untuk semua tipe kulit, kewaspadaan tetap diperlukan.
Reaksi alergi masih dapat terjadi, terutama pada pemilik kulit sangat sensitif atau akibat interaksi dengan bahan aktif kosmetika modern.
Namun, hasil studi meyakini mentimun memiliki potensi sebagai bahan perawatan wajah yang efektif dan relatif lebih aman dibanding produk kosmetika berbahan kimiawi. (*)
Editor : Chairunnisya