Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kapan Waktu Terbaik Sunat Anak? Dokter Sebut Usia Bukan Penentu Utama

Chairunnisya • Jumat, 15 Mei 2026 | 17:18 WIB
Ilustrasi persiapan anak sunat (AI)
Ilustrasi persiapan anak sunat (AI)

PONTIANAK POST - Banyak orang tua masih bingung menentukan kapan waktu terbaik untuk menyunatkan anak.

Sebagian memilih sejak bayi karena dianggap lebih cepat sembuh, sementara yang lain menunggu anak lebih besar agar lebih siap secara mental.

Menurut dr Barmadisatrio SpBA SubspDA, Spesialis Bedah Anak RS Universitas Airlangga, tidak ada usia ideal untuk menjalani sunat atau sirkumsisi. Penentuan waktunya lebih bergantung pada kondisi anak dan indikasi medis.

’’Kalau ada indikasi medis untuk tindakan sirkumsisi, maka usia bukan acuan utama. Selama kondisi memungkinkan, tindakan bisa dilakukan kapan saja,’’ jelasnya, dikutip dari Jawapos.

Baca Juga: Sunatan Massal di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang: 100 Anak Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Secara medis, bayi dan anak-anak memiliki proses penyembuhan luka yang cenderung lebih cepat dibandingkan orang dewasa. Jaringan parut setelah operasi juga umumnya lebih minimal.

’’Selama bayi atau anak tidak memiliki penyakit yang mengganggu proses penyembuhan luka, hasilnya bisa lebih baik,’’ terang Barmadi.

Sunat sejak dini juga dinilai memiliki sejumlah keuntungan. Risiko perdarahan lebih kecil dan beberapa studi menyebutkan tindakan ini dapat membantu mencegah infeksi saluran kencing serta infeksi pada kulit kulup atau preputium.

Baca Juga: Pemkot Pontianak Apresiasi Penyelenggaraan Sunat Massal Kharitas Bakti

Namun, sunat pada bayi memiliki tantangan tersendiri karena ukuran alat kelamin yang masih kecil sehingga tingkat kesulitannya lebih tinggi.

’’Namun perlu diingat, ukuran alat kelamin bayi masih kecil sehingga tingkat kesulitannya lebih tinggi. Karena itu, tindakan harus dilakukan oleh tenaga yang benar-benar ahli,’’ tegasnya.

Sebelum menentukan waktu sunat, orang tua juga disarankan memeriksakan kondisi anak terlebih dahulu. Jika ditemukan kelainan anatomi, prosedur sirkumsisi biasa tidak dapat dilakukan dan membutuhkan penanganan khusus.

’’Perlu tindakan perbaikan dengan teknik dan waktu tertentu sesuai kondisi medisnya,’’ imbuhnya. (*)

Editor : Chairunnisya
#tips anak #anak #Sunat