Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Memasuki Usia 40 Tahun, Diet Sehat Kini Fokus Menjaga Fungsi Tubuh

Chairunnisya • Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34 WIB
Ilustrasi  perempuan makan sayur (JAWAPOS)
Ilustrasi perempuan makan sayur (JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Memasuki usia 40 tahun, tubuh mulai memberi sinyal bahwa kebutuhan nutrisi tak lagi sama seperti saat muda.

Metabolisme melambat, massa otot berkurang, hingga sensitivitas insulin ikut berubah.

Makan Sehat Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Karena itu, pola makan sehat di usia ini bukan sekadar mengejar berat badan ideal, tetapi menjadi investasi kesehatan jangka panjang.

Menurut Registered Dietitian Mochammad Rizal MS RD, perubahan fisiologis di usia 40+ membuat pola makan perlu disesuaikan agar fungsi tubuh tetap optimal hingga usia lanjut.

Baca Juga: Perut Buncit Tak Kunjung Hilang? Dr Zaidul Akbar Ungkap Cara Alami Tanpa Olahraga dan Diet Ribet

’’Karena itu, pola makan di usia 40 tahun ke atas harus disesuaikan. Tujuannya bukan sekadar turun atau naik berat badan, tapi memperlambat proses penuaan dan menjaga fungsi tubuh tetap optimal,’’ ujar Rizal, dikutip dari Jawapos. 

Rizal menjelaskan, diet yang aman untuk usia 40+ sebaiknya berlandaskan gizi seimbang, bukan diet ekstrem.

Beberapa Rekomendasi Pola Makan

Beberapa pola makan yang direkomendasikan antara lain diet Mediterania, diet tinggi protein, dan diet DASH.

Baca Juga: 10 Cara Ampuh Redam "Food Noise" Tanpa Obat Diet

Diet Mediterania menekankan konsumsi sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, ikan, serta minyak zaitun sebagai sumber lemak utama.

Pola makan ini dinilai baik untuk kesehatan jantung dan membantu mencegah penyakit kronis.

Selain itu, diet tinggi protein juga penting karena massa otot mulai menyusut seiring bertambahnya usia.

’’Kebutuhan protein justru meningkat. Minimal 1–1,2 gram per kilogram berat badan per hari, dan bisa naik sampai 1,6–2,2 gram bila aktif olahraga atau ingin menurunkan berat badan,’’ kata Rizal.

Sementara diet DASH dirancang untuk membantu mencegah dan mengendalikan hipertensi dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, biji-bijian, serta produk susu rendah lemak. (*) 

Editor : Chairunnisya
#tubuh sehat #diet #tips sehat