Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Terlalu Sering Makan Manis Bisa Mengganggu Kemampuan Mengecap

Chairunnisya • Minggu, 21 Juni 2026 | 20:24 WIB
Ilustrasi seorang perempuan sedang menikmati secangkir kopi susu, minuman populer yang kini juga dikaitkan dengan potensi masalah kulit seperti breakout atau jerawat.
Ilustrasi seorang perempuan sedang menikmati secangkir kopi susu.

PONTIANAK POST -  Lidah ternyata bisa beradaptasi terhadap rasa yang terlalu sering diterima.

Karena itu, kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis berlebihan dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengecap rasa manis alami.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang memengaruhi kemampuan mengecap.

Baca Juga: Bukan Sekadar Menikmati Rasa, Kuncup Pengecap Bantu Tubuh Cerna Makanan

Di antaranya pertambahan usia, merokok, kekurangan zinc, kesehatan rongga mulut yang buruk, terlalu sering mengonsumsi makanan manis, penyakit, dan infeksi.

Konsumsi Gula Berlebih Ubah Persepsi Rasa

Menurut Mangestuti, terlalu sering dan banyak mengonsumsi makanan manis dapat mengganggu kemampuan mengecap rasa manis alamiah. Kondisi ini juga membuat orang makin tidak menyukai rasa pahit atau masam.

Baca Juga: Kesehatan Gigi dan Mulut

Ia memberi contoh sederhana dalam keseharian. Minum teh botol manis setiap hari dapat membuat rasa pisang menjadi tidak terlalu manis. Sebaliknya, mengurangi gula selama seminggu justru membuat pisang terasa lebih manis.

Contoh itu menunjukkan bahwa alat perasa mudah beradaptasi. Saat asupan gula terus tinggi, lidah terbiasa dengan kadar manis yang lebih kuat. Akibatnya, rasa manis alami dari buah atau makanan lain terasa berkurang.

Fungsi Alat Perasa Perlu Segera Diperbaiki

Mangestuti menekankan bahwa perbaikan fungsi alat perasa perlu dilakukan segera, apalagi karena organ ini mudah beradaptasi. Salah satu caranya adalah menurunkan asupan gula secara bertahap.

Baca Juga: Masalah Kesehatan Mulut Saat Hamil

Beberapa minggu setelah asupan gula dikurangi, buah-buahan bisa terasa lebih manis. Sebaliknya, minuman manis justru terasa terlalu manis.

Dari situ terlihat bahwa pengaturan konsumsi gula bukan hanya berpengaruh pada pola makan, tetapi juga pada kemampuan lidah merasakan rasa secara lebih seimbang. (*)

Editor : Chairunnisya
#makanan manis #pengecap #manis #makanan