PONTIANAK POST - Kemampuan mengecap rasa tidak selalu tetap sepanjang hidup. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhinya, mulai dari pertambahan usia, kekurangan zinc, hingga kebersihan rongga mulut yang buruk.
Saat fungsi alat perasa menurun, dampaknya bukan hanya pada rasa makanan, tetapi juga pada nafsu makan dan kebiasaan konsumsi garam atau gula.
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa pertambahan usia dapat menurunkan jumlah dan sensitivitas alat pengecap.
Baca Juga: Bukan Sekadar Menikmati Rasa, Kuncup Pengecap Bantu Tubuh Cerna Makanan
Akibatnya, rasa makanan berubah atau menjadi kurang tajam.
Orang Cenderung Menambah Garam dan Gula tanpa Sadar
Ketika sensitivitas alat pengecap menurun, seseorang cenderung menambahkan lebih banyak garam dan gula ke dalam makanan.
Nafsu makan pun dapat ikut menurun. Menurut Mangestuti, hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan orang dewasa acapkali membubuhkan lebih banyak garam dan gula tanpa menyadarinya.
Baca Juga: Terlalu Sering Makan Manis Bisa Mengganggu Kemampuan Mengecap
Selain usia, kekurangan zinc juga berpengaruh. Mineral ini penting untuk menjaga keberadaan sel kuncup perasa. Kekurangan zinc dapat menyebabkan penurunan sensasi rasa, perubahan persepsi rasa, dan menurunkan nafsu makan.
Zinc dan Kebersihan Rongga Mulut Perlu Diperhatikan
Mangestuti menyebut zinc bisa diperoleh dari biji labu kuning dan wijen, ikan laut, telur, serta daging.
Selain itu, kebersihan rongga mulut juga penting karena buruknya kebersihan bisa menyebabkan gangguan rasa, terutama saat ada selaput yang menyelimuti lidah.
Baca Juga: Kenali 8 Warna Lidah dan Artinya, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ringan hingga Serius
Penyebabnya bisa berupa sisa makanan, penumpukan bakteri, atau mulut kering. Gangguan penyakit atau infeksi pada saluran napas, problema sinus, mulut kering, hingga pengobatan tertentu juga dapat memengaruhi kemampuan mengecap.
Karena itu, menjaga kebersihan mulut dan memperhatikan faktor pemicu lain menjadi bagian penting dalam merawat fungsi alat perasa. (*)
Editor : Chairunnisya