PONTIANAK POST - Jahe tidak hanya dikenal sebagai rempah penghangat tubuh.
Tanaman ini juga memiliki manfaat dalam membantu mengurangi berbagai faktor yang berkaitan dengan gangguan siklus haid.
Membantu Mengatasi Berbagai Faktor Pemicu
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa jahe dapat membantu mengatasi stres kronik, kelelahan, sirkulasi darah yang kurang baik, hingga gangguan proses metabolik.
Baca Juga: Ternyata Jahe, Madu, dan Lemon Dapat Membantu Meredakan Gejala Campak
Efek menghangatkan dan sinergi zat bioaktifnya membantu memperbaiki sirkulasi, pencernaan, serta kenyamanan tubuh secara keseluruhan sehingga secara tidak langsung mendukung fungsi reproduksi.
Membantu Mengurangi Kram Haid
Menurutnya, data ilmiah menunjukkan jahe dapat membantu mengurangi kram saat haid.
Baca Juga: Haid Tidak Teratur Bisa Menjadi Sinyal Awal Gangguan Kesuburan
Jahe bekerja melalui modulasi jalur peradangan sehingga prostaglandin yang dihasilkan saat radang dapat dikendalikan. Pengendalian prostaglandin membantu mengurangi kontraksi uterus yang memicu kram dan nyeri.
Ketika nyeri berkurang, tidur menjadi lebih nyenyak, stres lebih terkendali, dan kesehatan tubuh secara menyeluruh tetap terjaga.
Kondisi inilah yang secara tidak langsung mendukung fungsi reproduksi yang sehat. (*)
Editor : Chairunnisya