Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Ini Kelompok yang Lebih Rentan Mengalami Kerusakan Kulit akibat Sinar UVA

Chairunnisya • Kamis, 9 Juli 2026 | 16:18 WIB
Proses memasang nail art menggunakan kuteks gel yang dikeringkan di bawah lampu UV. (DOK JAWAPOS)
Proses memasang nail art menggunakan kuteks gel yang dikeringkan di bawah lampu UV. (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Paparan sinar ultraviolet tidak memberikan dampak yang sama pada setiap orang.

Ada kelompok tertentu yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami kerusakan kulit ketika terpapar sinar UVA, termasuk dari lampu UV manicure.

Dilansir dari Jawapos, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Royal Surabaya, dr Agustina Tri Pujiastuti SpDVE FINSDV, mengatakan salah satu faktor yang memengaruhi adalah kondisi genetik seseorang.

Baca Juga: Tiga Minyak Nabati yang Kerap Digunakan untuk Merawat Kuku

Faktor Genetik Berperan Penting

Menurut Agustina, orang yang memiliki riwayat kanker kulit pada diri sendiri maupun anggota keluarga mempunyai risiko lebih tinggi mengalami gangguan akibat paparan sinar ultraviolet.

Selain faktor keturunan, warna kulit juga turut memengaruhi tingkat risiko.

Baca Juga: Tips Kulit Glowing Alami: Minum Jus Buah untuk Perawatan dari Dalam

Seseorang dengan kulit terang, khususnya ras Kaukasia, memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker kulit dibanding mereka yang memiliki kadar melanin lebih banyak atau berkulit gelap.

Kulit Sensitif Lebih Mudah Mengalami Kerusakan

Agustina menjelaskan, kulit yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap cahaya juga lebih rentan mengalami kerusakan akibat paparan sinar UV.

Baca Juga: Bahaya Cuci Muka Pakai Air Hangat! Ini Dampaknya bagi Kesehatan Kulit Wajah

"Misalnya pada penderita lupus yang kulitnya lebih sensitif terhadap sinar matahari. Begitu juga orang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang menyebabkan fotosensitivitas. Kulitnya lebih mudah mengalami kerusakan akibat paparan UV," paparnya.

Selain itu, faktor usia juga ikut memengaruhi karena kemampuan regenerasi dan perbaikan jaringan kulit pada lansia umumnya tidak sebaik usia muda.

Karena itu, menurut Agustina, setiap orang memiliki tingkat risiko yang berbeda sehingga perlu memahami kondisi kulit masing-masing sebelum terlalu sering terpapar sinar ultraviolet. (*)

 

Editor : Chairunnisya
#kanker kulit #manicure #pedicure #kesehatan kulit #perawatan kulit