PONTIANAK POST - Nyeri punggung sering dianggap sebagai keluhan biasa akibat kelelahan.
Padahal, apabila berlangsung lama dan disertai gejala tertentu, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan pada tulang belakang.
Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai
Dilansir dari Jawapos, dokter spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Mayapada Hospital Surabaya, dr Reyner Valiant Tumbelaka MKed Klin SpOT, mengatakan masyarakat perlu memperhatikan sejumlah tanda yang tidak boleh diabaikan.
Baca Juga: Work From Cafe Nyaman, Tetapi Duduk Lama Bisa Ganggu Tulang Belakang
Beberapa gejala tersebut antara lain nyeri yang menetap selama beberapa minggu hingga bulan, nyeri menjalar ke lengan atau tungkai, kesemutan, baal, kelemahan otot, hingga gangguan buang air kecil dan besar.
Menurut Reyner, banyak orang terlalu berfokus mencari kursi ergonomis maupun meja kerja yang ideal. Padahal, masalah terbesar sering kali berasal dari kebiasaan duduk terlalu lama tanpa jeda.
"Semuanya berperan, tetapi jika harus memilih satu faktor yang paling sering menjadi masalah, jawabannya adalah durasi duduk. Kursi ergonomis tidak akan banyak membantu bila seseorang duduk selama enam sampai delapan jam tanpa bergerak," ungkapnya.
Baca Juga: Ingin jadi Dokter Saraf, Terpesona Melihat Cara Merawat Pasien
Bergerak Lebih Penting daripada Sekadar Kursi Ergonomis
Menurutnya, tubuh tetap membutuhkan pergerakan meski seseorang sudah menggunakan perlengkapan kerja yang mendukung postur.
Duduk dalam waktu lama membuat otot harus bekerja terus-menerus untuk menjaga posisi tubuh sehingga meningkatkan risiko kelelahan dan gangguan keseimbangan otot. (*)
Editor : Chairunnisya