Berapa Cangkir Kopi yang Aman? Ini Penjelasan Lengkap dari Dokter

Chairunnisya • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 09:49 WIB
Seorang pria memperlihatkan kemasan salah satu produk ekonomi kreatif Indonesia asal Aceh, Kopi Gayo dari Bawadi Coffee dalam di NusaFest, Kuala Lumpur, Minggu (9/7/2023). (ANTARA FOTO/Virna Puspa Setyorin)
Seorang pria memperlihatkan kemasan salah satu produk ekonomi kreatif Indonesia asal Aceh, Kopi Gayo dari Bawadi Coffee dalam di NusaFest, Kuala Lumpur, Minggu (9/7/2023). (ANTARA FOTO/Virna Puspa Setyorin)

PONTIANAK POST - Kopi kerap menjadi teman memulai hari. Namun, agar manfaatnya tetap optimal, jumlah konsumsi juga perlu diperhatikan.

Selain itu, masih banyak pertanyaan seputar kopi, mulai dari risiko ketergantungan hingga anggapan menyebabkan dehidrasi.

Dilansir dari Jawapos, edukator kesehatan @itsdoktermuda, dr Rudi Margono, menjelaskan berbagai fakta medis mengenai konsumsi kopi.

Baca Juga: Mitos dan Fakta Kopi, dr Rudi Margono Jelaskan Efeknya pada Lambung hingga Jantung

Ketergantungan Kafein Memang Bisa Terjadi

Menurut dr Rudi, kopi memang dapat menimbulkan ketergantungan, meski tingkatnya tergolong ringan.

"Betul. Kafein dapat menimbulkan ketergantungan tapi levelnya ringan. Orang yang terbiasa minum kopi lalu berhenti mendadak bisa mengalami sakit kepala, lemas, atau perubahan suasana hati," ujarnya.

Kopi Tidak Membuat Tubuh Dehidrasi

Baca Juga: Kopi Kojal Kalbar Belum Masuk Daftar 9 Kopi Terbaik TasteAtlas 2026: Juaranya dari Sumatera

Salah satu mitos yang masih sering dipercaya adalah kopi menyebabkan dehidrasi.

"Mitos. Kopi memang bersifat diuretik yakni meningkatkan produksi urine. Namun, kopi bisa menambah asupan cairan tubuh jika dikonsumsi dalam batas wajar," tuturnya.

Dengan kata lain, kopi tetap dapat berkontribusi terhadap asupan cairan selama tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Bisa Membantu Metabolisme

Baca Juga: Warga Anjongan Ditemukan Meninggal Dunia di Warung Kopi Sungai Pinyuh Mempawah

Selain itu, kopi juga dikenal mampu meningkatkan metabolisme tubuh.

"Benar. Kafein dapat meningkatkan termogenesis atau proses pembakaran energi. Namun, manfaat ini sering tidak terasa karena kopi yang dikonsumsi umumnya mengandung gula tambahan, sehingga justru menambah kalori," ungkapnya.

Batasi Konsumsi Kafein Setiap Hari

Agar tetap aman bagi kesehatan, dr Rudi menyarankan agar konsumsi kafein tidak berlebihan.

"Secara umum, batas aman konsumsi kafein adalah sekitar 400 miligram per hari. Namun, idealnya cukup 200–300 miligram atau sekitar 1–2 cangkir kopi. Konsumsi berlebihan, seperti tiga sachet per hari, sebaiknya dihindari," jelasnya.

Baca Juga: Penguatan Rantai Pasok Kopi Lokal Tingkatkan Daya Saing

Dengan memahami batas aman konsumsi dan mengenali respons tubuh masing-masing, penikmat kopi tetap dapat menikmati minuman favoritnya dengan lebih bijak. (*)

Editor : Chairunnisya
dr Rudi Margono batas aman kopi konsumsi kopi metabolisme kafein