PONTIANAK POST - Kanker kulit merupakan jenis kanker yang paling sering terjadi.
Meski banyak kasus dapat dicegah dan memiliki peluang sembuh yang tinggi bila ditemukan sejak dini, tanda-tanda awalnya sering kali tidak dikenali karena menyerupai masalah kulit yang umum, seperti kulit kering, eksim, atau luka ringan.
Dilansir dari Healthline, menurut pakar bedah plastik dan spesialis kanker kulit Paul Banwell serta dokter spesialis kulit Dr. Tanya Evans, perubahan pada tahi lalat bukan satu-satunya gejala yang perlu diwaspadai. Ada sejumlah tanda lain yang justru kerap terlewat.
Baca Juga: Krokot Berpotensi Menjaga Sistem Imun hingga Kesehatan Kulit
1. Luka yang Tidak Kunjung Sembuh
Salah satu tanda yang paling sering diabaikan adalah luka atau bercak pada kulit yang tidak kunjung sembuh selama beberapa minggu.
Apabila luka terus muncul kembali, sulit sembuh, atau tidak menunjukkan perbaikan, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.
2. Bercak Bersisik yang Bertahan Lama
Bercak kulit yang terasa kasar atau bersisik sering dianggap sebagai kulit kering. Padahal, jika bercak tersebut menetap dalam waktu lama dan tidak membaik, kondisi itu bisa menjadi salah satu tanda kanker kulit.
Baca Juga: Ini Kelompok yang Lebih Rentan Mengalami Kerusakan Kulit akibat Sinar UVA
3. Benjolan Mengilap atau Seperti Mutiara
Benjolan kecil yang tampak mengilap, berwarna seperti mutiara, atau menyerupai lilin juga perlu diwaspadai.
Karena tidak selalu terasa nyeri, banyak orang menganggapnya sebagai masalah kulit biasa sehingga terlambat memeriksakan diri.
4. Lesi yang Sering Berdarah atau Berkerak
Lesi atau luka yang berulang kali berdarah, mengeluarkan kerak, kemudian muncul kembali merupakan salah satu perubahan kulit yang sebaiknya tidak diabaikan. Gejala seperti ini dapat menjadi tanda adanya kanker kulit.
Baca Juga: Jangan Asal Ikut Tren, Treatment Kulit Harus Sesuai Kebutuhan
5. Tahi Lalat yang Terus Berubah
Selain memperhatikan ukuran dan warna tahi lalat, dokter menekankan pentingnya memperhatikan perubahan dari waktu ke waktu.
Tahi lalat yang membesar, bentuknya berubah, tepinya tidak rata, warnanya berubah, terasa gatal, nyeri, atau mudah berdarah perlu segera diperiksa. Dalam penilaian melanoma, perubahan atau evolution menjadi salah satu tanda paling penting.
6. Tahi Lalat "Si Bebek Buruk Rupa"
Dr. Tanya Evans menjelaskan adanya konsep "ugly duckling sign", yaitu tahi lalat yang terlihat berbeda dibandingkan tahi lalat lain pada tubuh seseorang.
Baca Juga: Penelitian Sebut Alpukat Membantu Meningkatkan Elastisitas dan Kekenyalan Kulit Wajah
Meski belum memenuhi seluruh kriteria ABCDE melanoma, tahi lalat yang tampak mencolok atau tidak menyerupai yang lain tetap layak dievaluasi oleh dokter karena dapat menjadi petunjuk awal melanoma.
7. Area Tubuh yang Sering Terlupakan
Tidak sedikit orang lupa melindungi beberapa bagian tubuh saat menggunakan tabir surya.
Menurut para ahli, bagian yang sering terlewat meliputi telinga, belakang leher, kulit kepala, bibir, punggung tangan, dan punggung kaki.
Baca Juga: Air Mawar Bahan Alami yang Ampuh Redakan Peradangan Kulit
Padahal area tersebut kerap terpapar sinar ultraviolet dan berisiko mengalami kanker kulit. Pada orang dengan rambut menipis, kulit kepala juga memerlukan perlindungan ekstra. (*)
Editor : Chairunnisya