Air Cucian Beras Berpotensi Menjadi Perawatan Kulit Alami, Ini Hasil Penelitiannya

Chairunnisya • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:52 WIB
Ilustrasi air cucian beras (AI)
Ilustrasi air cucian beras (AI)

PONTIANAK POST - Air cucian beras selama ini lebih sering dianggap sebagai limbah dapur.

Padahal, cairan yang biasanya langsung dibuang tersebut telah lama dimanfaatkan masyarakat di berbagai negara Asia untuk perawatan kulit.

Kini, penelitian ilmiah mulai mengungkap alasan di balik tradisi tersebut dan menunjukkan potensi air cucian beras sebagai bahan perawatan wajah berbasis alami.

Baca Juga: Air Beras dan Air Cucian Beras, Apa Bedanya? Ternyata Sama-Sama Punya Beragam Manfaat

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa salah satu pemanfaatan air cucian beras yang menarik perhatian peneliti adalah sebagai face tonic atau tonik wajah.

Penelitian mengenai pemanfaatan tersebut dipublikasikan pada 2022.

Diteliti Sebagai Toner Wajah

Menurut Prof Mangestuti Agil, penelitian tersebut mempelajari efektivitas air cucian beras sebagai toner dan pembersih untuk berbagai jenis kulit.

Baca Juga: Harga Beras Dunia Naik, Indonesia Bidik Ekspor ke Sarawak

Hasil penelitian mengindikasikan bahwa air cucian beras berpotensi menjadi bahan alami yang murah dan efektif berkat kandungan mineral serta vitamin yang dibutuhkan kulit sehat.

Dalam penelitian tersebut, air cucian beras diperoleh melalui prosedur yang telah ditentukan.

Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap bau, tingkat kekentalan, derajat keasaman (pH), serta efek yang muncul saat diaplikasikan pada kulit manusia.

Aman untuk Berbagai Jenis Kulit

Baca Juga: Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Genset, Alat Tangkap, dan Beras untuk Nelayan

Prof Mangestuti Agil mengungkapkan bahwa hasil penelitian menunjukkan toner berbahan air cucian beras memiliki karakteristik yang sesuai untuk digunakan pada kulit wajah.

Air cucian beras mengandung protein, manganum, vitamin B6, minyak, dan lemak yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit.

Selain itu, toner yang dihasilkan memiliki warna yang tidak terlalu buram, tidak kental, tidak berbau, serta menunjukkan tingkat keasaman pH 6,4 yang dinilai aman untuk berbagai jenis kulit.

Temuan tersebut memberikan gambaran bahwa air cucian beras memiliki karakteristik yang mendukung penggunaannya sebagai bahan dasar tonik wajah.

Baca Juga: Mengenal Daun Ungu, Tanaman Herbal Nusantara yang Terus Menarik Perhatian Peneliti

Kandungan Alaminya Memiliki Peran Berbeda

Menurut Prof Mangestuti Agil, setiap kandungan dalam air cucian beras memiliki fungsi yang berbeda dalam mendukung kesehatan kulit.

Mineral manganum berperan sebagai antioksidan sekaligus membantu mengendalikan kelebihan sekresi minyak pada kulit wajah.

Kandungan minyak dan lemak penting untuk menjaga kelembapan kulit, terutama pada kulit yang sensitif.

Baca Juga: Ini Kelompok Herbal Yang Mendukung Kesehatan Reproduksi Wanita Secara Alami

Sementara itu, vitamin B6 berperan membantu mengendalikan sekresi minyak sehingga dapat mengontrol area wajah yang cenderung berminyak.

Adapun kandungan protein berfungsi mendukung proses regenerasi sel, menjaga kelenturan kulit, mempercepat penyembuhan luka, serta membantu mempertahankan elastisitas kulit.

Berpeluang Menjadi Bahan Kosmetik Alami

Prof Mangestuti Agil menuturkan, hasil penelitian tersebut memberikan harapan bagi pemanfaatan air cucian beras sebagai bahan baku kosmetik alami yang murah dan efektif.

Baca Juga: Bawang Dayak Diriset UNAND Membongkar Khasiat Tiga Tanaman Lokal, Kombinasi Herbal yang Diklaim Mampu Lawan Diabetes dan Hipertensi Sekaligus

Harapan itu juga didukung oleh hasil studi peneliti Polandia pada 2023 yang menunjukkan bahwa produk berbasis air beras aman apabila menggunakan bahan baku beras yang memang disiapkan untuk kebutuhan kosmetik.

Meski demikian, penelitian tersebut juga menekankan pentingnya memilih metode yang tepat dalam menghasilkan air beras agar kualitas bahan yang digunakan tetap terjaga.

Masih Terus Dikembangkan

Menurut Prof Mangestuti Agil, berbagai hasil penelitian yang telah dilakukan menjadi langkah awal dalam mengungkap potensi air cucian beras sebagai bahan perawatan kulit berbasis alami.

Baca Juga: Tren Kembali ke Alam Dorong Masyarakat Memilih Herbal Tradisional

Meski menunjukkan hasil yang menjanjikan, pemanfaatannya masih memerlukan penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti ilmiah dan mengembangkan formulasi yang lebih optimal.

Dengan dukungan penelitian yang terus berkembang, air cucian beras berpeluang menjadi salah satu bahan alam yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan produk perawatan kulit di masa mendatang. (*)

Editor : Chairunnisya
kosmetik alami air cucian beras manfaat air beras toner alami perawatan kulit