PONTIANAK POST - Reaksi alergi bisa muncul setelah tubuh terpapar makanan, obat, maupun sengatan serangga.
Gejalanya pun beragam, mulai dari rasa gatal dan biduran hingga pembengkakan pada bagian tubuh tertentu.
Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh memberikan respons berlebihan terhadap zat yang sebenarnya tidak berbahaya bagi sebagian orang.
Baca Juga: Anak Sering Pilek? Bisa Jadi Desain Kamarnya Kurang Ramah Alergi
Saat terpapar alergen, sel imun melepaskan zat kimia seperti histamin yang kemudian memicu berbagai gejala.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals Yogyakarta, dr Rosandi Himawan SpPD, menjelaskan pelepasan zat tersebut dapat memengaruhi tubuh dalam beberapa bentuk.
’’Pelepasan zat kimia inilah yang memicu timbulnya rasa gatal, bengkak, kebocoran pembuluh darah, hingga penyempitan saluran napas,’’ ujarnya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Gatal Tak Kunjung Hilang? Ini 11 Obat Alami yang Ampuh dan Mudah Dicoba, Terbukti Secara Ilmiah
Hentikan Paparan Pemicu
Ketika biduran atau pembengkakan muncul setelah mengonsumsi makanan maupun obat, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menghentikan paparan pemicu.
Jika reaksi hanya berupa gatal pada kulit, antihistamin generasi kedua seperti cetirizine dapat digunakan sesuai aturan.
Area yang gatal juga dapat dikompres menggunakan air dingin.
Baca Juga: Terbukti Ampuh! Cara Alami Redakan Gatal Kulit Tanpa Obat Kimia, Cek Selengkapnya disini!
’’Jika reaksinya hanya berupa gatal pada kulit, antihistamin generasi kedua seperti cetirizine dapat digunakan sesuai aturan. Area yang gatal juga dapat di kompres dengan air dingin. Gunakan pakaian longgar, dan hindari mandi mengguna kan air panas,’’ ungkapnya.
Pertolongan Saat Disengat Lebah atau Tawon
Penanganan berbeda diperlukan ketika reaksi alergi dipicu sengatan lebah atau tawon.
Pada sengatan lebah, sengat yang masih menempel pada kulit perlu segera dikeluarkan.
’’Cepat mengeluarkan sengat lebah yang menempel di kulit. Bisa dengan di cungkil dengan kuku atau kartu, atau dicabut dengan pinset, sama saja asal cepat,’’ jelas Rosandi.
Baca Juga: Tak Harus Dikucek, Ini 4 Cara Aman Redakan Gatal Menurut Dokter
Sementara itu, tawon umumnya tidak meninggalkan sengat dan dapat menyengat berulang kali. Karena itu, korban perlu segera menjauh dari lokasi sarang.
Setelah berada di tempat aman, area sengatan dapat dicuci menggunakan air mengalir dan sabun, kemudian dikompres dengan es atau air dingin selama 10–15 menit.
Perhiasan seperti cincin atau jam tangan yang berada di sekitar area sengatan juga sebaiknya segera dilepas sebelum pembengkakan terjadi.
Baca Juga: Mulai Diserang Penyakit Gatal
Rosandi mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang justru dapat memperburuk kondisi luka.
’’Jangan memencet kantung, mengoleskan pasta gigi, tembakau, minyak, atau menyedot luka karena dapat memperparah kondisi,’’ ucap Rosandi. (*)
Editor : Chairunnisya