Korban merupakan Warga Dusun Warakan, Desa Kepok, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Di Kendawangan, korban bekerja dan tinggal di perumahan Belangiran Estate PT Cargill Group.
Berdasarkan keterangan rekan korban, Muhammad Ucil, sebelum peristiwa tersebut terjadi, dia bersama korban sedang menunggu giliran memuat buah sawit. Di sela-sela menunggu giliran itulah, Ucil dan korban hendak memancing ikan di Sungai Belangiran yang berbatasan dengan lahan kebun sawit Belangiran Estate PT Cargill.
Korban memasang joran pancing di tepi sungai. Sementara Ucil Sedang mencari kayu untuk dijadikan joran pancing.
"Tiba-tiba korban diterkam buaya. Saya berlari untuk mengejar buaya tersebut, namun buaya dan korban langsung menghilang di dalam air," katanya, kemarin (18/2).
Ucil kemudian melaporkan kejadian tersebut ke rekan-rekan lainnya. Dia berusaha mencari dan berharap korban timbul ke permukaan air, namun korban tak kunjung timbul. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kendawangan dan Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ketapang.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Ketapang, Sidik Setiono, membenarkan informasi tersebut. Dia mengaku mendapatkan laporan dan langsung menindaklanjutinya.
"Informasi yang kami terima seperti itu, bahwa adanya korban yang diterkam buaya. Kami monitor dan bersama BKSDA juga Polsek Kendawangan meluncur ke lokasi kejadian," ungkap Sidik, kemarin (18/2).
Hingga Jumat (18/2), karyawan beserta Manajemen Estate Belangiran, SAR, BKSDA dan Polsek Kendawangan sedang melakukan pencarian terhadap korban.
"Anggota Polsek Kendawangan dan tim lainnya masih berada di lokasi kejadian. Di lokasi juga tidak ada jaringan internet, karena lokasinya kurang lebih lima jam dari pusat Kecamatan Kendawangan," ungkap Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Promastya. (afi) Editor : Syahriani Siregar