BOCAH yang hilang di Sungai Pawan akhirnya ditemukan. Dion, bocah laki-laki berusia 7 tajun ditemukan meninggal dunia pada Senin (17/10). Korban hanyut di Sungai Pawan saat memancing pada Sabtu (15/10).
Kepala Kantor SAR Pontianak, Yopi Haryadi, menceritakan bahwa korban memancing ikan di Sungai Pawan di Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan. Korban, menurutnya, terjatuh ke aliran sungai yang deras dan tenggelam.
"Sabtu lalu (15/10) korban ini pergi memancing. Saat memancing, tiba-tiba pancing korban tersangkut. Ketika hendak mau mengambil pancingan tersebut, korban tercebur di air," ungkap Yopi, Senin (17/10).
Yopi melanjutkan bahwa korban juga sempat meminta tolong kepada rekan-rekannya. Akan tetapi arus Sungai Pawan yang deras, menurut dia, telah menyeret korban dengan cepat. "Warga yang hendak menolong juga tidak sempat menyelamatkan korban," jelasnya.
Tim gabungan dari Tim Rescue Pos SAR Ketapang, Polsek Delta Pawan, Polairud Ketapang, TNI AL Ketapang, perangkat Desa Sukabangun, dan keluarga korban langsung melakukan pencarian terhadap korban. Pada pencarian di hari pertama, tim gabungan tidak membuahkan hasil, begitu juga pencarian di hari kedua. Hal ini, menurut Yopi, lebih disebabkan derasnya aliran sungai karena kiriman air banjir dari daerah hulu. "Korban baru ditemukan pada hari ketiga atau Senin (17/10) pagi oleh tim gabungan," paparnya.
"Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Pawan. Tim SAR gabungan mengangkat dan evakuasi jasad korban untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," pungkas Yopi. (afi) Editor : Misbahul Munir S