Farhan mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana dan IKBM Kabupaten Ketapang. “Kita ketahui bersama bahwa keberadaan IKBM Ketapang sebagai fasilitator perkembangan seni budaya Madura di Kabupaten Ketapang. Kegiatan ini merupakan wujud untuk melestarikan budaya dan tradisi Madura agar para generasi kita akan paham dengan kebudayaan dan tradisi,” katanya.
“Selain itu, saya berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan tali silaturahmi, tidak hanya dalam lingkup antarsuku Madura saja, akan tetapi dengan semua etnis yang ada di Kabupaten Ketapang,” lanjut Farhan. Dia juga mengajak untuk melestarikan adat dan budaya dengan cara yang tepat, cerdas, dan inovatif. Nilai luhur adat dan budaya bangsa harus diwariskan kepada anak cucu sebagai sumber jati diri bangsa.
“Dengan momentum ini, saya terus mengingatkan bahwa Kabupaten Ketapang terdiri dari masyarakat yang heterogen berdasarkan suku, agama, ras maupun keyakinan. Kerukunan sesama umat beragama yang sudah terbangun harus tetap dipupuk dan dipelihara, sebab tantangan kedepan jauh lebih berat dan kompleks di banding masa-masa sebelumnya,” pesannya.
Sementara itu, Ketua IKBM Kalbar, Sukiryanto, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang, beserta jajaran Forkopimda, sehingga Pekan Budaya Madura tahun 2022 ini dapat terlaksana dengan baik. “Saya berharap kegiatan ini bisa terlaksana setiap tahunnya dan berlangsung meriah,” harapnya. (afi) Editor : Misbahul Munir S