Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengungkapkan, bahwa keinginan untuk menambah jumlah sekolah di Sandai saat ini sudah bisa diwujudkan. Meski untuk tahun ajaran 2023 ini, SMAN 2 Sandai belum bisa menerima pelajar, tapi diharapkan gedungnya sudah bisa siap lebih dulu. "Karena dari data yang saya terima, tamatan SMP di Kecamatan Sandai ini ada 500-an, jadi harusnya dibagi di tiga sekolah (SMA/SMK), supaya (lulusan SMP) tidak putus sekokah," harapnya.
Orang nomor satu di Kalbar itu meminta, dua sekolah yang sudah ada yakni SMAN 1 Sandai dan SMKN 1 Sandai, masing-masing bisa menghitung daya tampung. Jangan berlomba-lomba memperbanyak jumlah pelajar, tapi yang lebih penting menurutnya adalah meningkatkan kualitas dari lulusan sekolah tersebut. "Nanti diatur, dari desa-desa mana saja (untuk masing-masing sekolah), supaya (pelajar) tidak jauh menempuh perjalanan ke sekolahnya," katanya.
Untuk SMAN 2 Sandai sendiri dikatakan dia, mulai dibangun tahun ini, dan akan berlanjut di tahun mendatang. Saat ini Midji-sapaan karibnya menyebutkan SMAN 2 Sandai sudah ada pengelolanya, serta guru-guru yang bakal mengajar, juga sudah akan disiapkan. "Mudah-mudahan di lokasi ini bisa ditambah gurunya, nanti diatur Diknas. Saya yakin dengan (pembangunan sekolah) ini akan bisa mengurangi angka putus sekolah, karena di Kalbar ini (angka putus sekolah), tidak begitu tinggi, tapi masih memprihatinkan, jadi kita harus cegah angka putus sekolah. Serta bagaimana meningkatkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia)," pungkasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Komite SMAN 2 Sandai Harman Susandi mengungkapkan, dengan hadirnya Gubernur Sutarmidji ini, maka sekaligus telah menunaikan janji yang ingin kembali ke lokasi kampanye saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 lalu. Dan tidak hanya sekadar datang, gubernur juga membawa oleh-oleh berupa pembangunan unit sekolah baru SMAN 2 Sandai. "Semoga bisa memberikan manfaat untuk masyarakat, dan pembangunannya bisa terealisasi dengan baik," harapnya.
Selain itu, Harman yang juga menjabat Penjabat (Pj) Kepala Desa Sandai Kiri menyampaikan terima kasih atas perhatian gubernur selama ini. Menurutnya Sandai Kiri sudah sudah menjadi desa mandiri sejak 2020, dan sudah mendapatkan apresiasi dari gubernur berupa kendaraan sepeda motor untuk operasional desa. "Terima kasih saya sampaikan ke Pak Gubernur. Semoga SMAN 2 ini bisa lebih maju, menghasilkan generasi yang cerdas, serta bisa memajukan Sandai dan juga negara," pungkasnya.(bar) Editor : Misbahul Munir S