Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Sejam dalam Gigitan Buaya, Seorang Ibu di Ketapang Bisa Lolos

Administrator • Minggu, 30 Juli 2023 | 15:24 WIB
SELAMAT : Korban yang berhasil selamat dari terkaman buaya di Kendawangan, dilarikan ke rumah sakit di Pangakalanbun, Kalteng.
SELAMAT : Korban yang berhasil selamat dari terkaman buaya di Kendawangan, dilarikan ke rumah sakit di Pangakalanbun, Kalteng.
 

KETAPANG - Seorang perempuan di Kecamatan Kendawangan diterkam buaya. Falmira (38), dimangsa predator air tersebut saat sedang bekerja di perkebunan kelapa sawit pada Kamis (27/7) pagi.

Peristiwa tersebut sempat diabadikan menggunakan kamera oleh seorang saksi mata dan videonya tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut korban berusaha melepaskan diri dari gigitan buaya.

Korban masih bisa bertahan karena kepala korban berada di atas permukaan air yang dipenuhi rerumputan.

Sejumlah rekan korban juga berusaha menolong korban dengan cara menggapai tangan korban.

Setelah satu jam lebih berusaha melepaskan diri dari gigitan buaya, Falmira berhasil diselamatkan dengan sejumlah luka parah di tubuhnya.

Korban mengalami luka parah di kaki kiri dan kaki kanan, betis, paha dan ekor tulang belakang.

Korban langsung dilarikan kerumah sakit.

Kapolsek Kendawangan, IPTU Faldo Yefri Oktavianus, membenarkan peristiwa tersebut.

Dia mengatakan, korban merupakan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) dan bekerja di PT BNS.

"Peristiwa tersebut terjadi di perkebunan kelapa sawit milik PT BNS 4 Desa Air Hitam Besar, Kecamatan Kendawangan," kata Faldo, Minggu (30/7).

Dia menjelaskan, korban bekerja menyemprot rumput di blok 0.39 A.

Pada saat melakukan pengisian air ke tangki di salah satu parit, korban langsung disambar buaya.

"Menurut keterangan rekan kerja korban, dirinya melihat langsung korban diterkam buaya di lokasi kejadian," jelasnya.

Berdasarkan keterangan saksi, lanjut Faldo, korban saat sedang melakukan pengisian air dalam tangki penyemprotan racun rumput di parit, di mana kondisi parit tersebut dipenuhi dengan semak belukar.

Saat itu juga korban langsung diterkam oleh buaya dan dibawa masuk ke dalam sungai.

"Korban berada di dalam parit itu kurang lebih satu jam setengah," ungkapnya.

Melihat korban diseret ke dalam parit, saksi berteriak dan meminta pertolongan kepada karyawan panen yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Sekitar pukul 10.30 WIB korban berhasil diselamatkan oleh teman-teman dengan cara menarik tangan korban dan mengangkat korban ke darat," paparnya.

Korban mengalami luka parah akibat gigitan buaya.

Korban mengalami luka di kaki kiri dan kaki kanan, betis, paha dan ekor tulang belakang.

"Selanjutnya korban dirujuk ke Rumah Sakit Imanudin, Pangkalanbun, Kalteng," ujarnya. (afi) Editor : Administrator
#Digigit buaya #Perempuan digigit buaya #KENDAWANGAN #ketapang #Falmira