PESAGUAN – Bupati Ketapang Martin Rantan meminta para kepala desa agar mengerahkan warganya untuk berkumpul menyaksikan peresmian di simpang empat Pelang, pada kegiatan napak tilas, 27 Oktober mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Bupati saat menghadiri rapat terbuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang yang diselenggarakan di Lapangan Sepakbola Parit Berdiri, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Selasa (3/10) malam.
"Mengapa demikian, karena saya melihat simpang empat Pelang ini merupakan mahakarya yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang," ungkap Martin.
Dia menyebut, sebuah jembatan kerangka girder dipadukan dengan masjid, dipadukan juga dengan monumen pancakarya itu sebagai sebuah mahakarya. "Oleh sebab itu, kita perlu ramai-ramai hadir di sini. Melihat sejarah ini," ajaknya.
Martin berjanji akan memberikan penghargaan kepada orang yang terlibat dalam pembangunan simpang empat Pelang.
"Kita akan berikan reward mereka yang terlibat dalam pembangunan masjid, jembatan girder dan monumen pancakarya. Mereka akan menerima surat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Ketapang," ujarnya.
Tak hanya dihadiri Bupati, rapat tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Farhan dan Sekretaris Daerah Alexander Wilyo. Rapat tersebut dihadiri sejumlah camat dan kepala desa di Kecamatan Matan Hilir Selatan dan Kecamatan Benua Kayong.
Bupati mengatakan bahwa rapat ini dalam rangka persiapan untuk kegiatan napak tilas yang akan dilaksanakan pada 27 Oktober 2023. Salah satu tujuan rapat ini, diharapkan dia, agar para kepala desa mengerahkan warganya untuk berkumpul menyaksikan peresmian di simpang empat Pelang.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Ketapang, Farhan, mengucapkan terima kasih atas sambutan masyarakat pada rapat terbuka ini. "Untuk rapat terbuka pada malam hari ini saja, masyarakat sudah menyambut dengan meriah, apalagi pada kegiatan napak tilas nanti," kata Farhan.
Wabup mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk memberikan dukungan sehingga pelaksanaan napak tilas dapat berjalan dengan sukses.
"Tentu dukungan napak tilas yang kami harapkan ini dihadiri beramai-ramai. Kedua, dukungan yang kami perlukan kegiatan tidak hanya dikerjakan pemerintah daerah dan panitia napak tilas saja, tapi masyarakat juga ikut terlibat," tuturnya.
Dia berpesan agar pembangunan yang sudah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk dipelihara dengan sebaik-baiknya. "Pemerintah Kabupaten Ketapang membangun, kami berdua membangun itu pasti tujuannya. Salah satunya untuk memberikan pelayanan publik kepada masyarakat dan mensejahterkan masyarakat," pungkasnya. (afi)
Editor : A'an