SUNGAI AWAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, meninjau Pelabuhan Tembiluk di Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, Senin (26/2) siang.
Alex meminta seluruh instansi terkait agar merekapa dan inventarisir terhadap infrastruktur dan bangunan pelabuhan yang ada.
Dia mengatakan, kunjungan ini merupakan kali pertama setelah pelabuhan tersebut resmi dihibahkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang.
"Ini pertama kali saya meninjau lokasi pelabuhan ini. Banyak hal yang harus kita benahi agar pelabuhan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan daerah dan masyarakat tentunya," katanya.
Dia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Ketapang dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang untuk merekap terhadap akses jalan, termasuk jembatan, bangunan pendukung, dermaga, pos, serta surau untuk dilakukan penaksiran harga untuk kemudian dijadikan sebagai aset daerah dan perlahan mulai dilakukan pembenahan.
"Setelah direkap nanti kita bisa prioritaskan apa dulu yang mau dibenahi, karena pelabuhan ini lokasinya strategis dan menjadi satu-satunya pelabuhan milik daerah Ketapang, sehingga keberadaan harus bisa dikelola dengan baik. Tentunya dengan dibuatkan regulasi dengan baik," tuturnya.
Alex menambahkan, kedepan jika sarana dan prasarana Pelabuhan Tembiluk sudah terealisasi, maka kemudian dilanjutkan dengan pemanfaatan pelabuhan yang bisa disesuaikan dengan regulasi yang ada. Dimisalkan dia, dapat difungsikan sebagai pelabuhan barang dan orang, pelabuhan bongkar muat CPO, dan lainnya.
"Jika pelabuhan sudah berfungsi, maka wilayah di sini akan berkembang. Masyarakat bisa membangun UMKM, jasa transportasi berjalan dengan baik, bahkan pelabuhan bisa menjadi objek wisata atau landmark Ketapang yang baru," harapnya.
Untuk itu, dia meminta dukungan semua pihak, terkhusus masyarakat Desa Sungai Awan Kanan, untuk mendukung upaya yang dilakukan pemerintah daerah terhadap Pelabuhan Tembiluk, minimal dengan turut serta menjaga aset-aset yang ada di pelabuhan.
Sementara Kepala Dishub Kabupaten Ketapang, Akia, bersyukur lantaran Pelabuhan Tembiluk bisa dikelola oleh Pemkab Ketapang. Sebelumnya, pelabuhan ini, menurut dia, merupakan milik Pemerintah Pusat hingga akhirnya dihibahkan ke Pemkab Ketapang.
"Semoga bisa kita maksimalkan dengan baik keberadaan pelabuhan ini. Apa yang diarahkan sekda akan kita ikhtiarkan sebaik mungkin," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Awan Kanan, Efendi, menyambut baik rencana Pemkab Ketapang yang akan mengoptimalkan kembali Pelabuhan Tembiluk ini. Menurutnya, jika Pelabuhan Tembiluk beroperasi kembali, akan sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
"Harapannya agar rencana tersebut bisa segera direalisasikan. Akan ada banyak peluang pekerjaan dan usaha jika ada kapal yang berlabuh di pelabuhan ini," katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Sekda didampingi Asisten II, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bappeda, Kepala Bapenda, Kepala Inspektorat, Kabag Ekbang, Camat Muara Pawan, Kades Sungai Awan Kanan, serta beberapa perwakilan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Ketapang sendiri menerima hibah Pelabuhan Tembiluk dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian hibah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah barang milik Negara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan RI kepada Pemerintah Daerah Ketapang, 25 Januari lalu. Penyerahan hibah tersebut dilaksanakan di Jakarta dan diterima oleh Sekretaris Daerah Ketapang, Alexander Wilyo. (afi)
Editor : A'an