Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PT Bumitama Gunajaya Agro Sungai Rasau Bersinergi Cegah dan Tanggulangi Karhutla di Kecamatan Marau

A'an • Senin, 15 Juli 2024 | 10:21 WIB

 

APEL SIAPA: PT BGA dan Forkopimcam Marau menggelar apel siaga dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Marau.
APEL SIAPA: PT BGA dan Forkopimcam Marau menggelar apel siaga dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Marau.

MARAU - PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Region Sungai Rasau, Kecamatan Marau, menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, Kamis (11/7).

Apel yang digelar di Lapangan Sepakbola Dusun Belatuk, Desa Belaban Kecamatan Marau ini merupakan bentuk komitmen dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla. Selain menggelar apel, juga dilaksanakan simulasi penanganan pemadam kebakaran masing-masing divisi.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan kesepakatan antara PT. BGA Region Sungai Rasau dengan pihak Forkopimcam Marau dan desa sekitar dalam rangka penanggulangan dan pengendalian Karhutla.

Camat Marau, Supardi, mengatakan apel ini sebagai bentuk kepedulian dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang berada di Kecamatan Marau.

"Rangkaian apel siaga ini untuk mengingatkan kita semua pihak, baik TNI-Polri maupun pemerintah desa, Manggala Agni dan pihak perusahaan, agar bersama-sama melakukan pengecekan mulai dari kelengkapan peralatan dan personel dari pihak perusahaan maupun masyarakat peduli api yang berada di Kecamatan Marau," katanya.

Dia menjelaskan, kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan gangguan pada kesehatan, bahkan pencemaran udara ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. 

"Pengalaman yang pernah kita alami, anak-anak kita tidak dapat sekolah, bahkan mendapatkan teguran oleh negara tetangga dalam pencemaran lingkungan ini," jelasnya.

"Tahun 2024 ini cuaca yang dialami memang tidak kemarau panjang, namun tetap kita persiapkan dari sekarang dengan lebih baik dan diperkuat personelnya," tambah Supardi.

Untuk menanggulangi Karhutla, lanjutnya, management dan tata kelola air juga sangat diperlukan, sehingga kerja sama semua pihak menjadi wajib agar penanganan karhutla tidak terhambat.

Menilai penanganan karhutla tahun sebelumnya sudah cukup baik dan maksimal, di tahun 2024 ini untuk semua pihak dapat mengantisipasi dengan patroli bersama atau mengimbau kepada masyarakat yang membuka lahan dengan cara tidak membakar atau dengan aturan regulasi yang berlaku oleh Pemda atau Pergub yang sudah dikeluarkan.

"Harapan besar kita semua untuk wilayah Ketapang, khususnya Kecamatan Marau, memiliki kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk bergerak menghentikan dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan secara bersama-sama, sehingga sekecil apapun api dapat kita kendalikan.

Kita hindari ego sektoral dalam pelaksanaan tugas. Dengan ini kita mampu mengatasi setiap kendala dilapangan," paparnya.

Dia juga menekankan bahwa pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan adalah tugas dan tanggung jawab bersama. "Semoga Tuhan memberkati kita semua dan diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas kita," tutupnya.

Apel ini diikuti sejumlah pihak. Mulai dari Forkopimcam Marau, Kepala Manggala Agni, kepala desa, dan manajemen PT. BGA Region Sungai Rasau. (ser)

Editor : A'an
#apel #ketapang #Menggelar #karthutla #PT Bumitama Gunajaya Abadi (BGA)