Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pilkada Ketapang 2024, Farhan-Leo Terbanyak Didukung Partai

A'an • Rabu, 28 Agustus 2024 | 12:34 WIB

 

DUKUNGAN PARTAI: Pasangan Farhan-Leo mendapatkan dukungan dari Partai Gerindra.
DUKUNGAN PARTAI: Pasangan Farhan-Leo mendapatkan dukungan dari Partai Gerindra.

KETAPANG - Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Ketapang, Farhan-Leonardus Rantan kembali memperoleh dukungan dari partai besar. Pasangan ini mendapat dukungan dari Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar akhirnya memutuskan untuk mengusung pasangan Farhan-Leo. Surat rekomendasi diserahkan oleh Sekretaris DPD Golkar Provinsi Kalbar, Prabasa Anantatur, Senin (26/8).

Sebelumnya, Golkar digadang-gadang akan mengusung kadernya sendiri di Pilkada Ketapang, yaitu M Febriadi. Febriadi merupakan Ketua DPD Golkar Ketapang dan Ketua DPRD Ketapang periode 2019-2024. Namun, teka-teki siapa yang akan diusung partai berlogo pohon beringin ini terjawab sudah.

Selain Golkar, Farhan-Leo juga mendapatkan dukungan dari partai lainnya, Gerindra. Surat keputusan rekomendasi Gerindra diserahkan oleh Ketua DPD Gerindra Kalimantan Barat, Yuliansyah didampingi Ketua DPC Gerindra Ketapang, Mat Hoji, Senin (26/8) di Pontianak.

Selain Golkar dan Gerindra, Farhan-Leo juga sudah mengantongi dukungan dari Partai Demorat, PKB dan PKS. Dari hasil Pileg 2024, lima partai tersebut memiliki 26 kursi di DPRD dengan total suara sah berjumlah 145.340. Farhan memberi kepastian bahwa rekom partai peraih kursi terbanyak hasil Pemilu 2024 di Ketapang, yaitu Golkar, jatuh kepadanya. "Rekomendasinya sudah positif dan sudah saya terima," kata Farhan.

Wakil Bupati Ketapang ini menyebut, rekomendasi Partai Golkar diterima langsung dari DPD Golkar Provinsi Kalbar melalui Sekretaris DPD Golkar, di Pontianak. Selaim Golkar, dia juga menerima dukungan dari partai peraih delapan kursi pada Pileg 2024, Partai Gerindra. Sementara terkait kapan akan mendaftar ke KPU, Farhan mengaku masih akan melakukan rapat bersama tim.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) akhirnya mengeluarkan rekomendasi dukungan pada Pilkada Ketapang 2024. PDIP mengusung pasangan Junaidi-Suprapto untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ketapang tahun 2024. Pengumuman rekomendasi pasangan Junaidi - Suprapto diumumkan serentak bersamaan dengan bakal calon kepala daerah di seluruh Indonesia yang diusung PDIP pada 22 Agustus lalu.

Ketua DPC PDIP Ketapang, Kasdi, mengatakan bahwa rekomendasi calon bupati dan wakil bupati yang dikeluarkan kepada Junaidi-Suprapto untuk Pilkada Ketapang adalah kewenangan DPP PDIP. "Pengumuman itu kewenangan di DPP," kata Kasdi. Kasdi belum bisa mengurai detail apa pertimbangan DPP PDIP menjatuhkan rekomendasi kepada Junaidi-Suprapto. "Saya kurang paham juga, karena memang DPP sepenuhnya. DPC hanya melaksanakan  perintah DPP, apapun keputusannya," jelasnya.

Kasdi menyebut, hingga kini DPC belum menerima surat rekomendasi yang sudah diumumkan DPP PDIP. Bahkan, dirinya mengetahui pengumuman melalui media. "Kalau surat rekom belum kita terima, kita baru tahu melalui media saja," ungkapnya.

Dia juga mengaku belum mendapat arahan DPP soal kepan rencana mendaftarkan pasangan tersebut ke KPU Ketapang. Namun, pihaknya selalu siap menjalankan perintah DPP, termasuk mensukseskan pasangan Junaidi-Suprapto. "Pasti siap melaksanakan perintah DPP dalam mensukseskan pasangan Junaidi-Suprapto. Siap tidak siap, kita harus siap," timpalnya.

Junaidi merupakan Ketua DPD Nasional Demokrat (Nasdem) Ketapang. Sebelum maju pada Pilkada Ketapang 2020 melalui Partai Nasdem, Junaidi juga pernah menjabat sebegai Ketua DPRD Ketapang periode 2014-2019 dari Partai Golkar.

Sementara Suprapto adalah kader PDIP. Saat ini Suparpto masih aktif sebagai Wakil Ketua DPRD Ketapang. Namun, pada Pileg 2024, Suprapto gagal mempertahankan kursinya di DPRD Ketapang. Pada Pileg 2024, PDIP meraih delapan kursi.

Hingga saat ini, masih terdapat beberapa partai politik peraih kursi di DPRD Ketapang yang masih belum menentukan dukungan. Di antaranya Partai Amanat Nasional (PAN), Nasional Demokrat (Nasdem), Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sementara figur yang digadang-gadang akan meramaikan Pilkada Ketapang yang belum mendeklarasikan diri adalah Alexander Wilyo. Alex yang saat ini masih menjabat Sekda Ketapang masih enggan buka suara. Namun, dengan adanya partai yang belum menentukan arah dukungan, diyakini akan mengusung Alex. (afi)

Editor : A'an
#pilkada 2024 #pilbup #ketapang