Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Terjadi Lagi, Pelajar Tewas Tenggelam di Air Terjun Batu Hitam Ketapang

A'an • Senin, 9 September 2024 | 13:24 WIB
KORBAN TENGGELAM: Jasad korban tenggelam di tempat wisata air terjun dibawa pulang usai dilakukan visum, Sabtu (7/9) sore.
KORBAN TENGGELAM: Jasad korban tenggelam di tempat wisata air terjun dibawa pulang usai dilakukan visum, Sabtu (7/9) sore.

KETAPANG - Seorang remaja tenggelam saat berenang di kawasan Air Terjun Batu Hitam di Desa Simpang Tiga Sembelangaan, Kecamatan Nanga Tayap, Sabtu (7/9) siang. Korban sempat disangka bercanda sebelum akhirnya tenggelam.

Kapolres Ketapang, AKBP Tommy Ferdian, mengatakan korban merupakan seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun, AI, dari Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan.

"Korban diketahui datang ke lokasi air terjun bersama tiga teman sekolahnya, RF, FA, dan AN. Mereka menggunakan sepeda motor untuk menikmati liburan di air terjun," katanya, Minggu (8/9).

Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan teman korban, insiden tersebut terjadi saat korban dan teman-temannya sedang berenang di sekitar aliran air terjun. Korban diketahui pandai berenang dan mencoba berenang di area aliran air yang dalam, sementara teman-temannya berenang di aliran air yang dangkal.

Tak lama berselang, korban terlihat dalam posisi timbul tenggelam. Hal tersebut disangka teman-teman korban hanya bercanda. "Teman korban yang melihatnya mengira korban sedang bercanda. Namun, tak lama korban sudah tidak terlihat di permukaan air," jelasnya.

Melihat korban sudah tidak terlihat, salah satu teman korban, RF, mencoba mencari korban dengan menyelam di sekitar area terakhir korban terlihat, namun tidak berhasil menemukannya.

Korban akhirnya ditemukan dalam posisi tertelungkup di dasar sungai. Teman-teman korban berusaha mengangkat tubuh korban ke permukaan dan mencoba memberikan pertolongan pernapasan dengan cara menekan dada korban.

Sementara itu, teman lainnya mencari bantuan ke arah permukiman warga terdekat. "Korban langsung dibawa ke klinik kesehatan terdekat. Namun, dari hasil pemeriksaan luar oleh tenaga medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia," ungkap Tommy.

Jenazah korban kemudian dibawa dari Kecamatan Nanga Tayap ke rumah duka di BTN Gerbang Permata, Kecamatan Delta Pawan menggunakan ambulans untuk diserahkan kepada keluarga korban.

Tommy mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar tempat hiburan alam seperti air terjun, sungai, atau pegunungan. "Kami mengingatkan pengunjung untuk selalu waspada dan mengikuti petunjuk keamanan yang ada," imbaunya.

"Alangkah baiknya ditemani oleh pemandu lokasi atau warga setempat, serta melakukan mitigasi dan pengecekan lokasi sebelum melakukan aktivitas fisik, apalagi di lokasi yang baru pertama kali kita kunjungi. Tetap utamakan keselamatan," pungkasnya. (afi)

Editor : A'an
#meninggal #pelajar tenggelam #ketapang