Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bupati dan Forkopimda Ketapang Hadiri Peluncuran Program Simpati Berharap Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi  

A'an • Selasa, 17 September 2024 | 10:53 WIB
LUNCURKAN: Bupati dan Forkopimda Ketapang, menghadiri peluncuran Program Selamatkan Ibu Hamil Melalui Persalinan Aman dan Pasti (Simpati), di salah satu hotel di Kota Ketapang, Kamis (12/9) lalu.
LUNCURKAN: Bupati dan Forkopimda Ketapang, menghadiri peluncuran Program Selamatkan Ibu Hamil Melalui Persalinan Aman dan Pasti (Simpati), di salah satu hotel di Kota Ketapang, Kamis (12/9) lalu.

KETAPANG - Program Selamatkan Ibu Hamil Melalui Persalinan Aman dan Pasti (Simpati), secara resmi diluncurkan.

Program sebagai implementasi dari Peraturan Bupati Ketapang Nomor 55 Tahun 2024 tentang Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi ini diluncurkan langsung oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan, Kamis (12/9) lalu.

Martin mengatakan, permasalahan angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Ketapang.

"Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab bersama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, hari ini kita meluncurkan Peraturan Bupati Ketapang Nomor 55 Tahun 2024 tentang Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi melalui persalinan aman dan pasti," kata Martin.

Dia menjelaskan, peraturan ini akan menjadi landasan hukum dan pedoman bagi seluruh stakeholder, baik pemerintah, lembaga kesehatan, organisasi masyarakat, maupun seluruh elemen masyarakat dalam mengambil langkah-langkah nyata untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Ketapang.

"Oleh karena itu, saya mengimbau agar kita semua meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam mendukung program-program kesehatan terutama yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan bayi," ungkapnya.

Martin mengajak semua pihak untuk mewujudkan Kabupaten Ketapang sebagai daerah yang sehat dengan kualitas layanan kesehatan yang baik sehingga angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan serendah mungkin.

"Saya mengajak untuk berkolaborasi dan bekerja keras dalam mengimplementasikan setiap kebijakan dan program yang tertuang dalam Peraturan Bupati Ketapang Nomor 55 Tahun 2024 tentang Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Kita harus menjaga ibu hamil, karena ada dua nyawa yang harus kita selamatkan. Dengan menjaga keamanan kehamilannya," paparnya. (afi)

Editor : A'an
#kematian #ketapang #simpati #peluncuran #Ibu dan Anak #Bupati Ketapang #program #forkopimda