Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Napak Tilas Pemkab Ketapang 2024 Resmi Dibuka, Refleksi Perjuangan Para Pahlawan

A'an • Kamis, 19 September 2024 | 10:56 WIB

 

RESMI DIMULAI : Bupati dan Forkopimda Ketapang menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya napak tilas 2024, Senin (16/9) malam.
RESMI DIMULAI : Bupati dan Forkopimda Ketapang menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya napak tilas 2024, Senin (16/9) malam.

KETAPANG - Napak Tilas Pemerintah Kabupaten Ketapang 2024, resmi dibuka. Acara pembukaan berlangsung di Balai Sungai Kedang pada Senin (16/9) malam. Pembukaan Napak Tilas ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Ketapang dan Forkopimda Ketapang.

Bupati Ketapang, Martin Rantan, mengatakan napak tilas adalah refleksi untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan yang sudah ikut dalam memperjuangkan NKRI dari penjajahan Belanda.

Dia menceritakan, pada 1914 terjadi pertempuran sengit dari daerah Pengatapan sampai daerah Pengancing. Pada saat itu, pasukan Belanda masuk melalui Sungai Pesaguan, namun karena ada hambatan, mereka melewati Sungai Pawan dan naik ke Muara Gerunggang datang ke Pengatapan dan sampai di Sungai Kedang.

"Melihat perjuangan para pejuang, maka tidak salah kalau masyarakat Kabupaten Ketapang kita ajak untuk merefleksikan diri bahwa ketika saat itu perjuangan para pahlawan sangat berat untuk mencapai kemerdekaan," ungkapnya.

Oleh karena itu, saat ini masyarakat tinggal mengisi pembangunan saja. Bagaimana mencoba supaya ada perbandingan perjuangan masa lalu dan perjuangan masa sekarang.

"Di samping melakukan napak tilas, kita juga bisa melihat pembangunan yang ada di Kabupaten Ketapang, baik dibangun oleh dana-dana pemerintah maupun kerjasama dengan program CSR," katanya.

Martin menjelaskan, membangun daerah bukan hanya membangun fisik seperti jalan, jembatan, gedung dan sebagainya, tetapi pembangunan manusia itu sangat penting dengan cara-cara seperti ini.

"Kalau hanya membangun fisik tetapi pembangunan non fisik tidak dilakukan, maka tidak ada keseimbangan," ujar Bupati.

Oleh karena itu, dia berharap kegiatan ini bisa diteruskan di tahun depan. "Siapapun yang menjadi bupati ke depan, bisa mengundang saya untuk hadir dalam rangka melakukan napak tilas kembali," ucapnya.

Dia juga berpesan pada akhir masa jabatannya, Kabupaten Ketapang harus harmonis dalam etnis dan agama.

"Jangan sampai gara-gara hanya Pilkada lalu hal yang menjadi ciri khas masyarakat Ketapang yang selalu harmonis dalam etnis dan agama itu tercerai beraikan," tegasnya.

"Tidak lama lagi kita akan melaksanakan Pilkada serentak. Semoga Pilkada ini dapat terlaksana dengan baik aman, sukses dan lancar, serta dijauhkan dari politik adu domba, politik identitas ras suku dan agama. Semoga masyarakat Ketapang semakin cerdas dalam menentukan pilihan," pungkas Martin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ketapang, Junaidi Firrawan, mengatakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mengisi napak tilas ini diawali dengan pembukaan sepakbola memperebutkan piala Bupati Ketapang, turnamen bola voli Kota Juang di Tumbang Titi, senam massal, Ketapang EXPO dan bazar UMKM, musik pemuda, lomba joget komando serta lomba pidato Bahasa Inggris.

"Rangkaian napak tilas diisi juga ziarah ke Makam Raja Tanjungpura, Makam Panglima Tantemak, Makam Uti Usman, Makam Kanduruhan Bajir dan ziarah ke Makam Pangeran Iranata Desa Negeri Baru," ujarnya.

Selain itu, dalam kegiatan napak tilas ini juga diberikan pelayanan kepada masyarakat berupa operasi pasar murah, pelayanan dan pengobatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan serta bazar ekonomi kreatif yang dilaksanakan oleh perangkat desa bekerja sama dengan perangkat daerah terkait.

"Napak tilas ini juga akan diisi tema wisata yang dilaksanakan di Tumbang Titi diikuti pemuda-pemudi, kegiatan Zoom Meeting CSR masing-masing perusahaan dipusatkan di Kecamatan Tumbang Titi dengan delapan titik venue yang tersebar di 20 kecamatan, dan upacara di Kota Juang Tumbang Titi, serta Festival Sungai Pawan yang berisi karnaval perahu hias," paparnya. (afi)

Editor : A'an
#napak tilas #refleksi #ketapang #pemkab ketapang