KETAPANG - Tim Itwasda Polda Kalimantan Barat melakukan audit kinerja tahap II di Polres Ketapang, Rabu (6/11). Audit ini berfokus pada aspek pelaksanaan dan pengendalian untuk meningkatkan kualitas tata kelola tugas kepolisian yang mencakup bidang Sumber Daya Manusia (SDM), operasional, Anggaran dan Keuangan (Garkeu), serta Sarana Prasarana (Sarpras).
Ketua Tim I Itwasda Polda Kalbar, AKBP Yani Permana menekankan tujuan utama audit ini adalah pembenahan, bukan mencari kesalahan.
"Temuan audit harus dijadikan kesempatan untuk perbaikan, agar tata kelola tugas semakin profesional dan sesuai dengan standar yang diharapkan," ujar Yani.
Yani yang juga menjabat Irbid 1 Itwasda Polda Kalbar mengingatkan pentingnya meninggalkan kebiasaan lama yang tidak lagi sesuai dengan regulasi, karena kesalahan dalam perencanaan dan administrasi bisa berdampak pada kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.
"Perbaikan sejak tahap perencanaan adalah kunci untuk menghindari dampak hukum yang dapat merugikan organisasi dan menurunkan profesionalisme," ungkapnya.
Audit ini dihadiri oleh pejabat utama Polres Ketapang, Kapolsek jajaran, serta perwakilan anggota. "Audit ini diharapkan dapat menjadi sarana konsultasi dan peningkatan manajemen dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di Polres Ketapang," tambah Yani.
Wakapolres Ketapang, Kompol Frits Orlando Siagian, mengajak seluruh personel untuk terbuka terhadap masukan demi peningkatan profesionalisme. (afi)
Editor : A'an