Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab dan BKPRMI Kabupaten Ketapang Gelar Seminar Tematik Alquran   

A'an • Kamis, 14 November 2024 | 12:58 WIB

 

SEMINAR : Staf Ahli Bupati, Maryadi Asmu
SEMINAR : Staf Ahli Bupati, Maryadi Asmu

KETAPANG - Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Maryadi Asmu'ie, membuka seminar tematik Alquran di salah satu hotel di Kota Ketapang, Selasa (12/11). Kegiatan ini diikuti 100 peserta dari guru pendidikan agama Islam, guru TPQ, dan pengurus BKPRMI dari kecamatan se-Ketapang.

Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Bagian Kesra bekerja sama dengan DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Ketapang. Maryadi berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan kualitas atau mutu dalam pengembangan syiar Islam di Kabupaten Ketapang.

"Semoga keikutsertaan peserta dalam seminar ini benar-benar bisa membawa manfaat dalam rangka menciptakan tumbuhkembangnya generasi yang memiliki wawasan dan kesadaran tentang ilmu Alquran, karena Alquran merupakan pondasi utama umat manusia dalam mengarungi kehidupan," katanya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan kesadaran tentang pentingnya penyesuaian berbagai aspek kehidupan, dengan tetap menjadikan Alquran sebagai pondasi yang paling kuat dalam kehidupan dan tidak tergerus oleh arus globalisasi.

"Alquran merupakan sumber utama dan kebutuhan dasar umat manusia dalam mengarungi kehidupan. Kita ketahui bersama, Alquran yang sebenarnya merupakan induk dari segala ilmu pengetahuan cenderung dikesampingkan, terutama di tengah derasnya arus perkembangan teknologi sekarang," ungkapnya.

Dia menambahkan, ilmu pengetahuan semakin berkembang dari waktu ke waktu, sementara kesadaran sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa semakin terlupakan, apalagi generasi millenial diterpa dengan kegelisahan tentang masa depan dan pencapaian kehidupan.

Oleh karena itu, lanjutnya, jadikanlah Alquran sebaik-baiknya teman, sumber semangat dan penawar akan kegelisahan dan kesedihan. Dengan demikian, sudah semestinya pendidikan kini mengutamakan nilai keislaman dalam menghadapi persoalan keumatan.

"Semoga generasi millenial dapat menjadikan Alquran sebagai penawar sedih dan kegelisahan," pungkasnya. (afi)

Editor : A'an
#Seminar Tematik #bkprmi #pemkab ketapang