Dalam Sidak tersebut pimpinan dan anggota komisi langsung menemui masyarakat dan pasien yang sedang antri di Instalasi Rawat Jalan sekaligus menanyakan dan berdiskusi mengenai pelayanan yang diberikan para petugas. "Masyarakat mengaku pelayanan cukup baik, namun masih terjadi antrean yang cukup lama, terutama antrean berobat melalui online. Sedangkan yang fisik lebih cepat," ungkap Mia.
Sidak ini disambut baik oleh masyarakat dan para pasien dan sangat mendukung langkah tersebut. Sidak ini berfokus pada beberapa aspek penting, seperti kenyamanan pasien, ketersediaan obat-obatan, serta kualitas fasilitas yang ada.
"Sejauh ini, Sidak menunjukkan hasil yang baik, dengan penemuan bahwa banyak fasilitas medis yang sudah berfungsi dengan baik, dan pihak manajemen RSUD dr. Agoesdjam terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memperbaiki serta meningkatkan sarana dan prasaranan fasilitas," ungkap Mia.
Dia juga berharap pihak manajemen terus pelakukan perbaikan terutama pada ruang-ruang perawatan yang kurang pendinginnya, termasuk ruang-ruang pelayanan, baik di IRJ maupun maupun di IGD, mengingat banyak sekali pasien yang berobat di RSUD dr. Agoesdjam ini mersa gerah atau kepanasan.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Ketapang, Rion Sardi, mengatakan Sidak ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan pengawasan terhadap pelayanan kesehatan di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. Hal ini dilakukan untuk mengecek langsung informasi dan keluhan yang terima dari masyarakat.
Hasil Sidak ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi pihak rumah sakit untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan medis. "Komisi III DPRD Kabupaten Ketapang juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan dan memberikan dukungan penuh demi tercapainya sistem kesehatan yang lebih baik di Kabupaten Ketapang," ungkap Rion. (afi)
Editor : A'an