Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Truk Terguling di Nanga Tayap, Istri Sopir Meninggal Dunia

Miftahul Khair • Sabtu, 8 Februari 2025 | 14:39 WIB
Korban meninggal dunia akibat laka tunggal dievakuasi ke Puskesmas Nanga Tayap.
Korban meninggal dunia akibat laka tunggal dievakuasi ke Puskesmas Nanga Tayap.

 

 

PONTIANAK POST - Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Rabu (5/2). Sebuah truk terguling dan menimpa seorang perempuan. Korban pun meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di kilometer 24 Kecamatan Nanga Tayap. Truk tersebut terguling sesaat setalah menghindari kendaraan lainnya di tikungan.

Kapolsek Nanga Tayap, AKP Sudirman Kadar Solihat, mengatakan dalam kecelakaan tersebut ada dua orang yang menjadi korban.

"Yang meninggal dunia satu orang. Satu orang lainnya mengalami luka-luka," kata Sudirman, Kamis (6/2).

Dia menjelaskan, pada Rabu (5/2) sekitar pukul 08.30 WIB, truk melaju dari arah Nanga Tayap menuju arah Sandai. Di kilometer 24, tepatnya di tikungan datang kendaraan lain dengan kecepatan tinggi.

Kondisi jalan yang menikung dengan badan jalan agak sempit, sopir mencoba menghindari tabrakan dengan menurunkan roda kiri ke bahu jalan. Tabrakan pun berhasil dihindari.

Namun, saat sopir mencoba mengembalikan posisi truknya ke jalurnya, tiba-tiba truk miring dan terguling ke sebelah kiri. "Istrinya yang duduk di bangku sebelah kiri tertimpa badan truk dan meninggal dunia di lokasi kejadian," ungkap Sudirman.

Korban meninggal dunia baru bisa dievakuasi beberapa jam kemudian. Posisi korban yang tertimpa truk menyulitkan proses evakuasi. Anggota Polsek Nanga Tayap yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi lokasi dan melakukan upaya evakuasi terhadap korban meninggal dunia.

Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban dibawa ke Puskemas Nanga Tayap untuk mendapatkan penanganan medis. (afi)

Editor : Miftahul Khair
#truk terguling #meninggal #kecelakaan tunggal