PONTIANAK POST - Sampai hari terakhir pendaftaran calon ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ketapang, hanya satu orang yang mendaftar. Di hari terakhir pendaftaran pada Rabu (12/2), hanya Theo Bernadhi yang mendaftarkan diri untuk pemilihan ketua. Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Ketapang akan digelar 15 Februari 2025. Saat ini Musorkab KONI Ketapang memasuki tahap penjaringan bakal calon ketua KONI.
Ketua Penjaringan Bacalon Ketua KONI Ketapang periode 2025-2029, Agus Kurniawan, mengungkapkan pada hari terakhir pengembalian berkas calon metua KONI, baru satu orang yang melakukan pengembalian berkas. Secara mekanisme, jika hanya ada satu orang calon yang mendaftar, dan setelah melalui verifikasi berkas dinyatakan memenuhi persyaratan, maka calon tersebut bisa terpilih secara aklamasi.
"Jika tidak ada lagi yang mengembalikan berkas pendaftaran, dan hanya satu orang calon saja, kemungkinan nanti bisa terpilih secara aklamasi," kata Agus di Kantor KONI Ketapang, Rabu (12/2). Agus menjelaskan, penerimaan pengembalian berkas pendaftaran calon KONI Ketapang ditutup pada Rabu 12 Februari 2025 pukul 16.00 WIB. Belum ada informasi dari pihak lain yang berencana untuk mengambil maupun mengembalikan berkas pendaftaran.
"Secara persyaratan, bakal calon yang telah mendaftar, yakni Theo Bernadhi telah mengantongi lebih dari 30 persen syarat dukungan cabor, bahkan lebih, yakni 36 dukungan dari total 46 cabor," ungkapnya. Agus melanjutkan, setelah menerima berkas pendaftaran bacalon, pihaknya akan melakukan verifikasi berkas tersebut pada 13 Februari 2025. Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, pihaknya akan melaksanakan Musorkab XIII KONI Ketapang pada 15 Februari 2025 di Aula Politeknik Negeri Ketapang (Politap). "Pada Musorkab nanti, akan ada lima perwakilan KONI Provinsi Kalimantan Barat termasuk Ketua KONI Kalbar yang akan hadir pada kegiatan tersebut. Mari kita berdoa agar berjalan dengan lancar," timpalnya.
Sementara itu, Theo Bernadhi mengaku optimis mampu memenangkan perebutan kursi ketua KONI Ketapang periode 2025-2029 mendatang. Terebih, keinginan membersamai seluruh pegiat olahraga, khususnya para Cabor untuk memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah. "Mengurus KONI tidak bisa hanya modal berjiwa olahraga, tetapi juga harus paham soal organisasi. Untuk itu, insyaa Allah saya siap, apalagi dukungan rekan-rekan Cabor terus mengalir ke saya sampai saat ini," kata Theo.
Theo mengatakan, saat ini sudah ada 36 Cabor yang telah menyerahkan surat rekomendasi tertulis kepadanya untuk maju sebagai Ketua KONI. Sedangka beberapa Cabor lainnya telah menyatakan sikap mendukung dan dalam proses membuat surat dukungan tertulis. "Alhamdulillah, hari ini saya juga didampingi para pengurus cabor saat mendaftar. Tentu ini sebagai bentuk komitmen kami untuk bersama mengurus KONI, agar niat kita menjadikan KONI rumah bersama untuk insan olahraga di Ketapang dapat terlaksana," kata dia.
Dia mengajak, para pihak yang memiliki keinginan memimpin KONI Ketapang kedepan dapat berkontestasi dengan baik, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas termasuk memenuhi persyaratan pencalonan sesuai aturan yang berlaku. "Siapapun yang memiliki keinginan dan memenuhi persyaratan dapat maju pada Musorkab, tentu harus saling dukung dan saling rangkul. Tidak boleh saling singgung, karena siapapun yang terpilih pasti membawa harapan besar untuk kemajuan dunia olahraga Ketapang," ungkapnya. (afi)
Editor : A'an