PONTIANAK POST - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Dedy Shopiardi, menghadiri pertemuan Sekda se-Indonesia di Yogyakarta, Rabu (25/2) lalu.
Pertemuan sekaligus workshop ini dalam rangka penguatan Sekda dalam mendampingi kepala daerah baru di 100 hari pertama. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).
Kegiatan ini tujuan memberikan pemahaman dan strategi bagi Sekda dalam mengawal program kerja kepala daerah di awal kepemimpinan.
Materi yang dibahas dalam pertemuan ini di antaranya memahami mindset kepala daerah baru, kiat jitu sinkronisasi program dan implementasi Quick Win program kepala daerah baru, strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan strategi pembiayan alternatif daerah.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, memberikan motivasi kepada para Sekda untuk mendukung kepemimpinan kepala daerah terpilih yang baru saja dilantik.
"Saya ingin memberikan beberapa perspektif tentang peran sekda dalam mengawal, tidak hanya 100 hari pertama, tetapi juga seluruh masa pemerintahan daerah yang dipimpin oleh kepala daerah dan wakilnya," ujarnya.
Bima Arya menegaskan, sekda adalah birokrat paling senior, sekaligus penjaga gawang di internal dan playmaker di eksternal. Konsolidasi internal adalah tanggung jawab sekda.
Sementara itu, sebagai playmaker eksternal, Sekda harus mampu berkomunikasi dengan Forkopimda dan berbagai pihak lainnya. Sekda jugalah yang memastikan seluruh dokumen perencanaan pembangunan selaras dengan visi-misi kepala daerah dan Asta Cita. (afi)
Editor : Miftahul Khair