PONTIANAK POST - Tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua orang yang tenggelam di Sungai Krio, Dusun Sepanggang, Desa Benua Krio, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang Rabu (23/4) malam. Satu orang berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Dua orang yang tenggelam tersebut berusia 21 tahun dan 7 tahun. Keduanya hendak menyeberangi sungai menggunakan sampan. Tim yang terdiri dari Basarnas, BPBD Ketapang, Forkopimcam serta warga setempat melakukan pencarian dengan menyelam dan menyisir aliran Aliran Sungai Krio.
“Kejadian ini terjadi pada Rabu (23/4) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Kedua korban hendak menyeberang ke desa seberang menggunakan sampan, tapi sampan karam di tengah sungai,” kata Kepala BPBD Ketapang, Yunifar Purwantoro, Kamis (24/4) sore.
Operasi pencarian langsung dilakukan. BPBD Ketapang menurunkan dua unit perahu tambahan serta melakukan penebalan personil guna mempercepat proses pencarian. “Pencarian dilakukan dengan menyisir secara menyeluruh di sepanjang aliran sungai dan sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.
Sementara itu, petugas di lapangan menyebutkan bahwa pencarian dilakukan dengan dua metode utama, yaitu penyelaman di sekitar titik dugaan awal tenggelamnya korban, serta penyisiran permukaan sungai dengan menggunakan perahu.
Pada Jumat (25/4) pagi, tim gabungan berhasil menemukan salah satu korban, dalam keadaan meninggal dunia. Semenetara satu korban lainnya masih dalam pencarian. (afi)
Editor : Miftahul Khair