Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Alex Siap Nahkodai IPSI Kalbar, Maju Sebagai Calon Tunggal

Ahmad Sofi • Rabu, 11 Juni 2025 | 13:25 WIB
BUKA MUSPROV: Wakil Ketua Umum PB IPSI, Laksda (Purn) Djayen Tirto Sudarsono, memukul gong sebagai tanda dibukanya Musprov IPSI IX Kalbar di Ketapang Senin (9/6) malam.
BUKA MUSPROV: Wakil Ketua Umum PB IPSI, Laksda (Purn) Djayen Tirto Sudarsono, memukul gong sebagai tanda dibukanya Musprov IPSI IX Kalbar di Ketapang Senin (9/6) malam.

PONTIANAK POST - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Laksda (Purn) Djayen Tirto Sudarsono, secara resmi membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) IPSI IX Kalimantan Barat di Ketapang Senin (9/6) malam. Acara digelar di Pendopo Bupati Ketapang. Acara pembukaan yang ditandai dengan pemukulan gong ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting pencak silat Kalbar, termasuk para Pengurus Kabupaten (Pengkab) IPSI dari kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Djayeng Tirto, yang mewakili Ketua Umum PB IPSI Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi atas Musprov yang tertib dan harmonis. "Saya menilai Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang juga Pendekar Wira Utama IPSI, layak memimpin IPSI Kalbar," ujarnya. Dia berharap Musprov IX ini akan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa pencak silat Kalimantan Barat yang lebih baik, lebih maju dan berdaya saing.

Ketua panitia pelaksana, Theo Bernadhi, yang juga Ketua KONI Kabupaten Ketapang, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan Musprov telah sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPSI dan arahan Panitia SC serta Pengprov IPSI Kalbar. "Hanya ada satu calon ketua umum yang mendaftar, yaitu Bupati Ketapang, Alexander Wilyo," kata Theo.

Ketua Umum IPSI Kalbar, Andi Ridwan, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar akan kemajuan dan prestasi pencak silat di Kalimantan Barat. Dia meminta dukungan penuh dari seluruh Pengkab kepada Bupati Ketapang. "Saya yang akan segera mengakhiri masa jabatan ini berkomitmen untuk tetap berkontribusi bagi perkembangan pencak silat di Kalbar," ungkapnya.

 Ketua Umum KONI Kalimantan Barat, Fachrudin D. Siregar, mengapresiasi penyelenggaraan Musprov IPSI di Kabupaten Ketapang. Selama menjadi pengurus KONI Kalimantan Barat baru pertama kalinya Musprov IPSI dilaksanakan di kabupaten.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menjelaskan bahwa pencalonannya sebagai Ketua Umum IPSI Kalbar dilandasi oleh dukungan dari 13 Pengkab IPSI se-Kalimantan Barat, bukan semata ambisi pribadi.   Dia juga mengaku didorong panggilan hati dan komitmen terhadap pelestarian budaya, bukan ambisi jabatan. "Ini bukan soal jabatan, ini tentang panggilan hati dan kecintaan saya terhadap pencak silat. Jika saya terpilih, itu karena takdir Tuhan," katanya.

Alex menyinggung pembangunan GOR Indoor yang direncanakan rampung pada tahun 2026. "Saya berharap GOR tersebut dapat menjadi venue untuk berbagai event pencak silat di Kabupaten Ketapang dan even Pencak Silat di Kalimantan Barat," ungkapnya. Dia juga menyampaikan kesiapan menjadikan Kalbar menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Pencak Silat. Saya juga menyampaikan potensi Ketapang yang memiliki wilayah enam kecamatan pesisir dan 14 kecamatan pedalaman yang luas, seluas Provinsi Jawa Tengah.  Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan, di akhir acara Alex memberikan cinderamata berupa cincin batu kecubung asli Ketapang kepada Wakil Ketua Umum PB IPSI dan Wasekjen PB IPSI. Cinderamata juga diberikan kepada Ketua Umum IPSI Kalbar dan masing-masing Ketua Pengkab IPSI kabupaten/kota se-Kalbar. (afi)

Editor : Hanif
#IPSI Kalbar #Alexander Wilyo #pencak silat #ipsi #calon tunggal