PKM Program Studi THP Politap Manfaatkan Jeruk Limau untuk Sabun Cuci Piring di Delta Pawan

Hanif PP • Dipublikasikan Selasa, 24 Juni 2025 | 09:03 WIB
PKM: Kegiatan PKM Program Studi THP Politap di Kelurahan Tengah Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang pada Selasa (17/6).
PKM: Kegiatan PKM Program Studi THP Politap di Kelurahan Tengah Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang pada Selasa (17/6).

PONTIANAK POST - Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3KM) Politeknik Negeri Ketapang (Politap) Muh Anhar ST MT membuka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Program Studi Teknologi Hasil Perkebunan (THP) di di RT. 019 RW. 007 Kelurahan Tengah Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.

PKM tersebut tentang pemanfaatan jeruk limau sebagai bahan dasar dalam pembuatan sabun cuci piring. "PKM merupakan bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tujuannya adalah meningkatkan kualitas sumberdaya manusia serta membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan, baik secara ekonomi, sosial maupun lingkungan," jelas Anhar. 

Menurutnya, salah satu tugas pokok seorang dosen adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat, membantu masyarakat dengan cara memberikan dan membagi ilmu pengetahuan dan teknologi, memberikan pelatihan atau short course tentang pengolahan dan pembuatan produk dan diharapkan dapat membuka wawasan dan pengetahuan masyarakat serta dapat membuka peluang berwirausaha sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Koordinator Program Studi THP Politap sekaligus Ketua PKM Marisa Nopriyanti STP MP menjelaskan, jeruk limau banyak sekali kita temukan di pasar-pasar tradisional yang ada di sini dan sering sekali tidak termanfaatkan secara maksimal.

"Sebagian besar jeruk limau hanya digunakan sebagai bahan penambah makanan seperti sambal maupun bahan pendukung pemberi rasa dan itupun masih sedikit masyarakat yang menggunakannya," katanya.

Sehingga, perlu inovasi dalam memanfaatkan sebagian besar jeruk limau sebagai bahan dasar pembuatan sabun cuci piring. Dalam pelatihan ini, diharapkan, masyarakat mempunyai pemahaman dalam membuat sabun cuci piring, mampu membuat sendiri sabun cuci piring serta mampu memproduksi sendiri sabun cuci piring sehingga dapat digunakan sebagai peluang usaha dalam berwirausaha.

"Kegiatan ini nantinya diharapkan menjadi salah satu usaha untuk meningkatkan pengetahuan, menumbuhkan motivasi dan kreativitas wirausaha dilingkungan masyarakat, dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat," kata Marisa.

Kegiatan ini tiap tahun dilakukan oleh Program Studi Teknologi Hasil Perkebunan sebagai dukungan kepada pemerintah dalam mengembangkan dan memajukan serta memberikan peluang usaha bagi usaha kecil dan menengah, juga dalam rangka menjalin hubungan kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan dunia industri serta dengan masyarakat yang ada di Kabupaten Ketapang. (r/ser)

Editor : Hanif
DELTA PAWAN PKM sabun cuci piring pertanian politap Jeruk limau