Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Wamen Pertanian RI Bahas Ketahanan Pangan dan Pembangunan Pertanian di Ketapang

Ahmad Sofi • Selasa, 24 Juni 2025 | 12:12 WIB
SERAHKAN BANTUAN: Wamentan RI, Sudaryono, menyerahkan bantuan kepada kelompok tani di Kecamatan Benua Kayong, Minggu (22/6).
SERAHKAN BANTUAN: Wamentan RI, Sudaryono, menyerahkan bantuan kepada kelompok tani di Kecamatan Benua Kayong, Minggu (22/6).

PONTIANAK POST - Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, memberikan pemaparan mendalam tentang program-program nasional yang relevan dengan kondisi di Kabupaten Ketapang. Dia menjelaskan bagaimana program-program peningkatan produktivitas pertanian, program pengembangan pertanian berkelanjutan, dan program akses kredit Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dapat diintegrasikan dengan strategi pembangunan daerah.

"Saya menekankan pentingnya inovasi teknologi pertanian, pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanian, dan peran penting pemerintah daerah dalam mengawasi dan memantau pelaksanaan program-program tersebut," kata Sudaryono usai menyerahkan Alsintan modern di Dusun Sindur, Desa Mekarsari, Kecamatan Benua Kayong, Minggu (22/6).

Dalam konteks kredit Alsintan, Sudaryono secara khusus menekankan pentingnya akses yang mudah dan terjangkau bagi para petani. Dia juga menjelaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen untuk mempermudah proses permohonan dan memberikan pendampingan teknis kepada para petani agar dapat memanfaatkan kredit tersebut secara efektif dan efisien untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka.

Dia juga menyoroti potensi besar Kabupaten Ketapang di bidang pertanian. Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak untuk bekerja sama secara optimal untuk mencapai tujuan tersebut.  Sebelum meninggalkan Ketapang, Wamentan juga melakukan rapat internal dengan tim Tani Merdeka Indonesia (TMI). "Kunjungan kerja ini bukan hanya memberikan bantuan fisik berupa alsintan, tetapi juga memberikan inspirasi, memperkuat komitmen bersama, dan menciptakan momentum baru dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia, mulai dari tingkat desa," ungkapnya.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo menilai kehadiran Wamentan RI di Ketapang merupakan kehormatan bagi dirinya. "Kunjungan ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, provinsi dan Kabupaten Ketapang, membuktikan komitmen bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa dan memajukan pertanian Ketapang," kata Alex.

 Alex mengungkapkan rencana strategis jangka panjang. Di antaranya meliputi peningkatan produktivitas pertanian melalui inovasi teknologi dan pengembangan varietas unggul. Selain itu, perbaikan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan jalan akses pertanian, serta program pemberdayaan petani yang mencakup pelatihan keterampilan, akses permodalan, dan pembukaan akses pasar yang lebih luas juga menjadi perhatian. "Bantuan alsintan yang diserahkan akan berperan penting dalam mewujudkan rencana strategis tersebut, dengan menekankan pentingnya pemeliharaan dan penggunaan alsintan yang efisien dan berkelanjutan sektor pertanian di Kabupaten Ketapang," ungkap Alex.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan komitmen provinsi untuk mendukung pertanian Ketapang dan Kalimantan Barat. Berbagai program provinsi untuk meningkatkan produktivitas pertanian, termasuk penyediaan pupuk bersubsidi, pembangunan infrastruktur irigasi dan drainase, fasilitasi akses pasar, dan pengembangan SDM pertanian disiapkan. Menurutnya, sinergi antar pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting untuk ketahanan pangan berkelanjutan. "Semoga dengan kehadiran Bapak Wakil Menteri Pertanian di Kalbar ini bisa menyemangatkan para petani, bahwa pemerintah pusat juga memberikan perhatian khusus untuk Kalbar," ungkapnya. (afi)

Editor : Hanif
#SUDARYONO #TMI #pertanian #produktivitas #Paparkan Program #pengembangan pertanian #wamen pertanian #ketahanan pangan