Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ketapang Resmikan 260 Koperasi Merah Putih di Hari Koperasi Nasional

Ahmad Sofi • Rabu, 23 Juli 2025 | 13:18 WIB
TINJAU : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meninjau pengelolaan Koperasi Merah Putih di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Senin (21/7).
TINJAU : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meninjau pengelolaan Koperasi Merah Putih di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Senin (21/7).

PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kopkel) secara virtual dari Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Senin (21/7). Peluncuran ini bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78.

Sebanyak 80.081 kelembagaan Koperasi Merah Putih diluncurkan serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Prabowo mengingatkan kepada semua pengurus untuk melaksanakan tugas dengan baik-baik.

"Buktikan bahwa propaganda yang mengatakan Koperasi Merah Putih tidak akan berhasil, itu salah," tegas Prabowo.

Sementara itu, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan peluncuran koperasi ini menjadi tonggak baru dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui gotong royong dari desa.

"Koperasi Merah Putih dirancang sebagai motor utama pemberdayaan desa dan kelurahan, sekaligus sebagai fondasi baru dalam memperkuat ketahanan ekonomi rakyat," katanya.

Koperasi ini diharapkan mampu menggali potensi lokal, membuka lapangan kerja, serta mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, berdasarkan karakteristik dan kebutuhan setiap desa.

"Koperasi Merah Putih harus tumbuh sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa masing-masing. Dikelola secara profesional, inklusif, dan berkelanjutan, serta didukung dengan pembiayaan memadai dan pendampingan dari pemerintah pusat hingga ke desa," pesannya.

Dia juga mendorong agar koperasi yang baru dibentuk tidak hanya berjalan, tapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Mulai dari digitalisasi usaha, penguatan kelembagaan, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk pemasaran produk dan pengelolaan usaha yang lebih efektif.

"Manfaatkan potensi yang ada di desa. Misalnya melalui pengadaan air bersih dan air minum bagi warga yang belum terjangkau PDAM, distribusi pupuk kompos, hingga metode jualan sayur dan ikan melalui grup WhatsApp. Ini bukan hanya soal dagang, tapi cara sederhana membangun ekosistem ekonomi kerakyatan," ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, peluncuran koperasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, yang menargetkan pembentukan 80 ribu koperasi sebagai komitmen nyata pemerintah dalam membangun ekonomi dari bawah.

Bagi Kabupaten Ketapang, peluncuran ini sangat sejalan dengan visi pembangunan 2025–2030.

"Saya berharap peluncuran Koperasi Merah Putih ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan lokal. Ini juga menjadi wujud nyata dari implementasi nilai-nilai koperasi: kemandirian, partisipasi, dan keadilan ekonomi," ujarnya.

Hingga saat ini, 260 koperasi Merah Putih telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Ketapang. Pemerintah Kabupaten Ketapang akan terus memberikan dukungan penuh, mulai dari pelatihan, penguatan kapasitas kelembagaan, hingga pendampingan teknis, agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

"Harapan saya, dengan hadirnya koperasi Merah Putih, perputaran ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Ketapang tumbuh lebih sehat, lebih merata, dan mampu mewujudkan desa-desa yang mandiri," harapnya. (afi)

Editor : Hanif
#serentak #Alexander Wilyo #Koperasi Merah Putih #ketapang #virtual #Hari Koperasi Nasional Ke 78