PONTIANAK POST – Ratusan anak dari berbagai kalangan memeriahkan puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 di halaman Kantor Bupati Ketapang, Sabtu (26/7) pagi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, dan mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045.”
Peringatan HAN tahun ini digelar dalam dua tahap. Tahap pertama diisi kegiatan edukatif di sekolah-sekolah pada 23 Juli, sementara puncak perayaan diisi dengan parade busana adat, pentas seni, dan deklarasi Sekolah Ramah Anak. Menariknya, seluruh desain atribut kegiatan seperti kaus, banner, hingga sertifikat dibuat oleh anak-anak dari Forum Anak Daerah Kabupaten Ketapang, menunjukkan keterlibatan aktif generasi muda dalam menyukseskan acara.
Dalam sambutannya, Jamhuri menekankan pentingnya perlindungan anak sebagai tanggung jawab bersama. “Perlindungan anak adalah fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Ini tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Namun di balik kemeriahan HAN, terselip keprihatinan. Hingga Juli 2025, tercatat 41 kasus kekerasan terhadap anak di Ketapang, dengan kekerasan seksual sebagai kasus tertinggi. Jamhuri menyebut data ini harus menjadi refleksi penting untuk memperkuat kebijakan perlindungan anak. “Momentum ini harus memperkuat komitmen kita dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak kepada anak,” tegasnya. (afi)
Editor : Hanif