PONTIANAK POST - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Barat, Jayanta, menebar 1.000 benih ikan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Ketapang, Rabu (17/9).
Benih ikan yang ditebar ini sebagai langkah konkret dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan di bidang perikanan.
Kegiatan ini juga merupakan implementasi asta cita presiden RI dan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi produktif melalui unit pemasyarakatan.
Jayanta yang didampingi langsung oleh Kalapas Ketapang, Jonson Manurung, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan warga binaan dan mendukung ketersediaan pangan.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek pengendalian, tetapi juga pemberdayaan. Harapannya, ketika kembali ke masyarakat, warga binaan memiliki keterampilan yang bisa bermanfaat," ungkap Jayanta.
Sementara itu, Jonson Manurung, mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya juga sudah menebar ikan lele dan ikan bawal.
"Dengan luas kolam di SAE ini yang ukuran sekitar 400m2 sudah kami tabur 1.000 ekor bibit ikan lele dan 1.000 ekor bibit ikan bawal," ungkapnya.
Dengan adanya program penebaran benih ikan ini, Lapas Ketapang diharapkan mampu menjadi contoh nyata dalam mengoptimalkan lahan asimilasi dan edukasi, serta memberikan dampak positif bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar. (afi)
Editor : Hanif