PONTIANAK POST - Sebuah truk terguling saat melintas di jalan yang terendam banjir di Dusun Belian Sunsang Desa Manis Mata Kecamatan Manis Mata, Rabu (17/9) lalu. Sang supir, Sabtuni (45), tewas tenggelam bersama truknya.
Menurut keterangan salah satu warga, Yudis, korban merupakan warga Kumai Hulu, Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Sebelum melintas jalan yang terendam banjir, korban sempat singgah di pos penjagaan sekuriti perkebunan kelapa sawit.
"Truk korban membawa bahan bangunan. Kita sudah berusaha mengarahkan korban untuk mengambil jalan alternatif lain. Namun korban tetap melewati jalan tersebut," ungkap Yudis.
Korban yang enggan memilih jalan alternatif karena harus jauh memutar, akhirnya nekad menerobos jalan yang diterjang banjir deras itu. "Sekitar pukul 10.00 WIB, kami mendapat laporan bahwa truk tersebut terguling di lokasi jalan yang banjir itu," kata Yudis.
Mereka pun langsung kelokasi kejadian dan langsung memberikan bantuan kepada korban. "Posisi truk tumbang dengan ketinggian air yang deras setinggi paha orang dewasa sehingga agak kesulitan memberikan bantuan. Korban dapat dikeluarkan dari mobil dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Manis Mata, IPTU Meinardus Yudiansyah, membenarkan peristiwa tersebut.
"Jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Manis Mata dengan menggunakan mobil Ambulance milik perusahaan untuk ditangani secara medis," jelasnya.
Berdasarkan koordinasi dengan pihak keluarga korban kemudian jenazah korban dibawa ke daerah asalnya di Kumai, Kalimantan Tengah dengan menggunakan ambulance milik Puskesmas Manis Mata.
"Kami menghimbau kepada semua pengendara agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam berkendaraan," imbau Meinardus. (afi)
Editor : Hanif