PONTIANAK POST - Sebanyak 17 tim basket siap memperebutkan Piala Bupati Ketapang pada turnamen bola basket yang digelar di Lapangan Indoor Santo Tomas SMP PL Santo Albertus. Turnamen ini secara resmi bergulir pada Selasa (23/9) malam.
Turnamen yang sudah memasuki tahun ketiga ini menjadi salah satu agenda olahraga tahunan yang paling ditunggu-tunggu masyarakat Ketapang, khususnya pecinta olahraga basket. Pasalnya, selain menghadirkan permainan basket yang kompetitif, ajang ini juga diikuti oleh para pelajar dan tim komunitas basket terbaik di Ketapang.
Turnamen ini terbagi ke dalam tiga kategori, yakni SMA putra, SMA putri, dan umum putra. Tim-tim yang bertanding berasal dari berbagai sekolah menengah atas serta komunitas basket yang ada di seluruh Kabupaten Ketapang. Selama lebih dari sepekan, para pemain muda Ketapang akan menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk memperebutkan gelar juara.
Ketua Panitia, Wireen Meidrid, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat pecinta basket. Dia menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi panggung adu skill, tetapi juga sarana pembinaan olahraga.
"Turnamen yang memperebutkan Piala Bupati ini kita harapkan bisa melahirkan bibit-bibit atlet baru. Mereka inilah yang nantinya akan menjadi kebanggaan Ketapang di masa depan, baik di level provinsi maupun nasional," ujar Wireen.
Ketua Perbasi Ketapang, Mathea Lusia Herlina, menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas. Dia memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga sekaligus persiapan menghadapi kompetisi yang lebih besar.
Dia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ketapang, Dispora, dan KONI yang selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan Perbasi.
"Selamat bertanding untuk para peserta. Ingat, tujuan utama dari turnamen ini tidak hanya mencari juara, tetapi juga untuk mempersiapkan atlet-atlet muda Ketapang menuju POPDA dan Porprov," kata Mathea.
Mathea menyebutkan alasan utama mengapa turnamen ini juga melibatkan sekolah-sekolah. "Dari sekolah inilah kita berharap akan lahir generasi baru pebasket handal. Mereka bisa kita bina lebih lanjut sehingga nantinya benar-benar mampu mengharumkan nama Ketapang di ajang provinsi bahkan nasional," lanjutnya.
Turnamen ini tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga ruang silaturahmi antar-sekolah dan komunitas. Melalui olahraga, rasa persaudaraan dan kebersamaan antar-pemuda Ketapang kian terjalin erat.
Dengan semangat kompetisi yang sehat, Turnamen Bola Basket Piala Bupati Ketapang 2025 diharapkan benar-benar menjadi ajang lahirnya atlet-atlet baru. Ke depan, para pemain potensial akan mendapat kesempatan lebih luas untuk berlatih, berkembang, dan bersaing di level yang lebih tinggi. (afi)
Editor : Hanif