Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Rainforest Alliance dan AJK Tanam Pohon di Hutan Desa Gema

Ahmad Sofi • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 13:46 WIB
TANAM: Warga, pelajar dan jurnalis melakukan penanaman pohon di Hutan Desa Gema, Kecamatan Simpang Dua, Rabu (22/10) lalu.
TANAM: Warga, pelajar dan jurnalis melakukan penanaman pohon di Hutan Desa Gema, Kecamatan Simpang Dua, Rabu (22/10) lalu.

PONTIANAK POST - Puluhan warga, pelajar, dan jurnalis melakukan penanaman bibit pohon di Hutan Desa Gema, Kecamatan Simpang Dua, Rabu (22/10) lalu. Hal ini sebagai langkah untuk merestorasi lahan kritis hutan desa. Kegiatan ini diikuti oleh tim Rainforest Alliance (RA) yang menggandeng Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Aliansi Jurnalis Ketapang (AJK) dan pelajar di daerah tersebut.

Kegiatan itu menandai dimulainya tahap implementasi lapangan dari program pendampingan Perhutanan Sosial yang digagas RA. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor mulai dari masyarakat, pelajar, pemerintah, dan insan pers dalam menjaga kelestarian hutan.

Kehadiran AJK dalam kegiatan ini menjadi sorotan tersendiri. Tidak hanya datang untuk meliput, para jurnalis juga turun langsung menanam pohon bersama masyarakat dan perwakilan Rainforest Alliance. Perwakilan AJK, Yofie Burnama, mengatakan keikutsertaan jurnalis dalam kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan dan bentuk tanggung jawab moral media terhadap masa depan daerah.

"Jurnalis tidak hanya menulis tentang perubahan, tetapi juga harus menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Dengan menanam pohon hari ini, kami ingin menanam kesadaran bahwa menjaga alam adalah tugas semua pihak," ujarnya.

"Menjaga hutan berarti menjaga kehidupan. Kami ingin mengabarkan kebaikan dan menggerakkan kepedulian. Karena setiap pohon yang tumbuh hari ini adalah harapan untuk generasi mendatang," lanjut Yofie.

Sejak 2024, Rainforest Alliance aktif mendampingi lima LPHD di Kabupaten Ketapang, dengan fokus pada penguatan kelembagaan, pengelolaan kawasan, dan pengembangan usaha masyarakat berbasis hutan lestari.

"Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan masyarakat menjadi aktor utama dalam pengelolaan sumber daya hutan. Kepemilikan lokal atau local ownership menjadi kunci agar manfaat konservasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Mohammad Zainuri Hasyim, Manager Community and Smallholder Forestry Rainforest Alliance.

Selain pemberdayaan masyarakat, RA juga mendorong pelibatan generasi muda dalam kegiatan lingkungan.

"Dengan melibatkan siswa sekolah dalam penanaman, kami berharap nilai konservasi tumbuh sejak dini. Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menanam kesadaran ekologis," tambahnya.

Melalui program ini, Rainforest Alliance bersama lima LPHD di Kabupaten Ketapang menargetkan restorasi 2.500 hektare lahan hutan desa dalam lima tahun. Dari jumlah tersebut, 1.200 hektare akan dikembangkan melalui sistem agroforestri, sedangkan 1.300 hektare difokuskan pada pengkayaan jenis tanaman endemik dan pakan satwa liar.

Sebanyak 25.000 bibit pohon dari persemaian lokal hasil kerja sama RA dan masyarakat desa telah disiapkan untuk ditanam secara bertahap di area hutan lindung yang dikategorikan kritis. Upaya ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi ekologis hutan sekaligus meningkatkan produktivitas lahan.

"Restorasi bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menumbuhkan harapan dan tanggung jawab bersama untuk masa depan," ungkap Erik Somala, perwakilan Rainforest Alliance.

Sebagian besar kawasan hutan desa tersebut merupakan wilayah lindung yang kini tengah dipulihkan melalui pendekatan berbasis masyarakat dan kolaborasi antar pihak.

Kegiatan penanaman di Desa Gema menjadi simbol awal kebangkitan semangat kolektif masyarakat Ketapang untuk menjaga hutan. Dari lembaga pendamping hingga jurnalis, semua memiliki peran penting dalam memastikan hutan tetap hidup, lestari, dan menjadi sumber penghidupan. (afi)

Editor : Hanif
#pelajar #restorasi lahan #tanam pohon #warga #hutan desa #AJK #ketapang #rainforest