PONTIANAK POST - Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur, Raymundus Bena menyambangi Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Sabtu (15/11), bertepatan dengan pembukaan Kongres ke-2 dan Pentas Seni Flobamora di Ketapang. Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyebut kehadiran Raymundus membawa kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Ketapang, terlebih karena ia juga merupakan bagian dari komunitas besar Flobamora. “Kehadiran beliau di Ketapang menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Beliau adalah bagian dari keluarga besar Flobamora,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Flobamora dimulai dengan pawai budaya keluarga besar Flobamora Kabupaten Ketapang. Pawai ini menampilkan kekayaan tradisi dan identitas budaya NTT, sekaligus mencerminkan Ketapang sebagai ruang yang inklusif dan menghargai keberagaman.
Alex menuturkan, pertemuan keduanya berlangsung hangat dan penuh keakraban. Menurutnya, silaturahmi lintas pulau adalah tradisi baik yang mempererat persaudaraan, memperkuat hubungan antarpemerintah daerah. Pertemuan ini juga membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor seperti pariwisata, investasi, perdagangan, serta pengelolaan sumber daya alam. “Kami juga bertukar pengalaman mengenai program unggulan dan strategi pembangunan yang dijalankan masing-masing daerah,” tambah Alex.
Usai pertemuan, kedua kepala daerah menikmati jamuan makan siang bersama. Alex menyajikan hidangan khas Ketapang sebagai bentuk penghormatan bagi tamu kehormatan tersebut. Menu lokal itu menjadi simbol keramahan masyarakat Ketapang sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner daerah.
Alex menegaskan bahwa Ketapang adalah rumah besar bagi semua suku dan budaya, tempat masyarakat dari berbagai latar belakang hidup berdampingan dengan damai. “Saya berkomitmen mengayomi seluruh suku dan agama secara adil, menjaga harmoni, serta memastikan setiap warga mendapatkan ruang dan kesempatan yang sama,” tegasnya. Ia berharap silaturahmi antara Ketapang dan Ngada semakin mempererat hubungan kedua daerah dan memberi manfaat bagi masyarakat. (afi)
Editor : Hanif