PONTIANAK POST - Bayi perempuan yang ditemukan di kebun sawit masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Agoesdjam Ketapang. Kondisi bayi tersebut masih dalam pengawasan ketat tim medis setelah sempat mengalami kejang.
Plt Direktur RSUD Agoesdjam Ketapang, dr. Feria Kowira, mengatakan bayi tersebut diberi nama Srikandi sebagai simbol harapan dan semangat hidup.
"Kami memberi nama Srikandi karena Srikandi adalah simbol kekuatan dan kemandirian. Bayi ini sudah menunjukkan perjuangan luar biasa untuk bertahan hidup sejak awal," ujar Feria.
Dia menjelaskan, kondisi Srikandi saat ini masih membutuhkan penanganan medis intensif di ruang ICU bayi. Tim medis terus melakukan pemantauan ketat dan terapi lanjutan untuk menstabilkan kondisi kesehatan bayi.
"Kondisinya masih dirawat di ICU bayi, karena tadi pagi sempat mengalami kejang. Rumah sakit tetap berupaya maksimal untuk melakukan pemulihan," ungkapnya.
Menurut Feria, fokus utama rumah sakit saat ini adalah keselamatan dan pemulihan kesehatan bayi, termasuk memastikan fungsi organ vital tetap terjaga. (afi)
Editor : Hanif