Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Rute Penerbangan Ketapang–Pangkalan Bun Resmi Dibuka Kembali Setelah Beberapa Tahun Nonaktif

Ahmad Sofi • Jumat, 13 Maret 2026 | 14:57 WIB

 

RESMIKAN : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi membuka penerbangan rute Ketapang-Pangkalan Bun, Rabu (11/3).
RESMIKAN : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi membuka penerbangan rute Ketapang-Pangkalan Bun, Rabu (11/3).

PONTIANAK POST - Setelah beberapa tahun non-aktif, rute penerbangan Ketapang-Pangkalan Bun kembali dibuka. Penerbangan menggunakan pesawat ATR ini secara resmi beroperasi mulai 11 Maret 2026.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan momentum pembukaan rute ini menjadi spesial karena bertepatan dengan Hari Jadi ke-608 Kabupaten Ketapang.

"Ini sebuah langkah besar dalam memperkuat konektivitas daerah," kata Alex saat meresmikan rute tersebut, Rabu (11/3).

Dia menjelaskan, ini sebuah terobosan yang menjadi simbol kemajuan sekaligus komitmen kuat untuk membawa Ketapang semakin terbuka, maju, dan mandiri.

Pembukaan rute ini bukan sekadar penambahan jalur penerbangan, tetapi merupakan bagian dari upaya strategis mempercepat pembangunan daerah. "Hadirnya rute baru tersebut menjadi kado indah bagi masyarakat Ketapang, buah dari kerja keras, kolaborasi, dan semangat gotong royong seluruh pihak," jelasnya.

Dalam peresmian yang turut dihadiri Kepala Bandara Rahadi Oesman dan perwakilan manajemen maskapai Wings Air, Alex menegaskan bahwa konektivitas transportasi udara memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan yang berkeadilan serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

"Ini adalah tanda kemajuan. Ketapang yang mandiri adalah Ketapang yang terbuka. Dengan bertambahnya rute penerbangan, akses antarwilayah menjadi semakin mudah, arus ekonomi semakin lancar, dan mobilitas masyarakat semakin efisien. Kita ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pembangunan ini," ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan, konektivitas udara menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang investasi dan perdagangan yang lebih luas. Rute Ketapang – Pangkalan Bun akan dilayani pesawat ATR 72-500 berkapasitas 70 kursi ini dijadwalkan beroperasi setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Kehadirannya diharapkan bisa memberikan berbagai manfaat langsung bagi masyarakat.

Dia berharap ini akan memberikan kemudahan akses ke luar daerah, memberikan pilihan perjalanan selain rute Ketapang–Pontianak yang telah ada sebelumnya. Selain itu, diharapkan juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang kini memiliki akses pasar yang lebih luas hingga ke wilayah Kalimantan Tengah.

"Yang terpenting juga efisiensi waktu dan biaya perjalanan, karena masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan darat yang panjang dan melelahkan. Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan aktivitas ekonomi, sosial, dan mobilitas masyarakat dapat berkembang lebih pesat," harapnya.

Upaya memperkuat akses transportasi udara tidak berhenti pada pembukaan rute ini. Pemerintah Kabupaten Ketapang juga tengah mempersiapkan langkah strategis berikutnya, yaitu rencana pembukaan rute langsung Ketapang-Jakarta (Bandara Halim Perdanakusuma) pada pertengahan tahun ini.

"Target kita jelas, membawa Ketapang ke level yang lebih tinggi. Jika dulu kita pernah mencapai 32 pergerakan pesawat per hari, maka ke depan kita harus mampu melampaui itu. Dengan hadirnya terminal baru yang segera beroperasi, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin maksimal dan profesional," harapnya.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas Ketapang dengan pusat pemerintahan dan ekonomi nasional, sekaligus membuka peluang investasi serta pengembangan potensi daerah yang lebih luas.

Keberhasilan menghadirkan rute baru ini merupakan hasil dari kerja sama dan sinergi berbagai pihak, pemerintah daerah, otoritas bandara, maskapai penerbangan, serta dukungan penuh masyarakat.

Penambahan rute penerbangan seperti Pontianak, Pangkalan Bun, hingga rencana Jakarta menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan daerah, membuka akses yang lebih luas, serta memperkuat daya saing Ketapang di tingkat regional maupun nasional. (afi)

Editor : Hanif
#Konektivitas #Pangkalan Bun #pertumbuhan ekonomi #rute penerbangan #ketapang #ekonomi daerah