PONTIANAK POST - Memasuki musim kemarau, jajaran Polsek Matan Hilir Utara (MHU) melakukan pencegahan terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya melalui imbauan secara langsung kepada masyarakat. Selain itu, polisi juga melaksanakan patroli titik api dan melakukan pemadaman terhadap titik api yang ditemukan di wilayah Kecamatan Matan Hilir Utara.
Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, mengatakan Polres Ketapang termasuk polsek jajaran telah melaksanakan mitigasi karhutla serta melaksanakan berbagai upaya dalam rangka pencegahan karhutla di awal musim kemarau tahun ini.
"Berbagai upaya telah dilaksanakan dari awal mulai dari koordinasi bersama stakeholder, seperti Pemkab Ketapang, Kodim 1203 Ketapang, BPBD, SAR, serta instansi lainnya terkait upaya awal pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Ketapang," kata Harris.
Selain itu, Polres Ketapang dan Polsek jajaran juga telah melakukan upaya preventif melalui imbauan langsung kepada masyarakat yang bermukim di wilayah yang sering dilanda karhutla.
"Kami juga melakukan patroli titik api serta upaya pemadaman apabila ditemukan titik api di wilayah tersebut," ungkapnya.
Para Bhabinkamtibmas di polsek jajaran juga telah bergerak secara simultan berkelanjutan menyapa warga masyarakat untuk menyampaikan himbauan pencegahan karhutla, dampak dari karhutla serta kerugian yang ditimbulkan dari karhutla.
Para Bhabinkamtibmas juga menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh desa untuk bersama sama memberikan edukasi terkait pembukaan lahan yang tepat tanpa melalui dibakar.
Selain melakukan upaya imbauan, Polres Ketapang juga telah menyiagakan beberapat unit mesin pemadam serta mobil water cannon untuk penanggulangan titik api.
"Dengan adanya segala kesiapan bersama sejak dini, harapan bersama, Wilayah hukum Polres Ketapang dapat bebas dari titik api sehingga kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan seminimal mungkin," pungkasnya. (afi)
Editor : Hanif