PONTIANAK POST - Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ketapang, KH Abdullah Al Faqir, menyatakan bahwa kritik terhadap pemerintah adalah hal yang sah dalam demokrasi. Namun, ia menekankan agar kritik disampaikan secara bijak, objektif, dan tidak dilandasi oleh sentimen sempit personal.
Menurutnya, kritik yang sehat merupakan bagian penting dalam mengawal pembangunan agar tetap berada pada jalur yang benar. Hal tersebut disampaikannya guna merespons dinamika sosial di Kabupaten Ketapang, Jumat (3/4).
"Kritik itu penting, tetapi harus adil dan berimbang. Dengan sikap yang bijak, kita bisa menilai secara jernih mana yang sudah baik dan mana yang perlu diperbaiki," ujarnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Khairat ini berharap masyarakat tidak terjebak pada penilaian personal terhadap sosok pemimpin, melainkan lebih fokus pada kinerja nyata bagi kemajuan daerah. Ia menilai kepemimpinan Bupati Alexander Wilyo dan Wakil Bupati Jamhuri Amir selama satu tahun terakhir telah menunjukkan progres yang terarah.
Salah satu poin yang ia apresiasi adalah prioritas pembangunan akses transportasi sebagai fondasi utama percepatan ekonomi daerah. Fokus infrastruktur ini dinilai selaras dengan prinsip dasar penguatan ekonomi yang sudah direncanakan secara matang.
"Upaya percepatan ekonomi dengan mendahulukan infrastruktur transportasi merupakan langkah strategis yang patut didukung bersama. Ini bukan hasil instan, melainkan perencanaan yang matang," tambahnya.
Selain pembangunan fisik, KH Abdullah Al Faqir juga menyoroti keterbukaan pemerintah daerah dalam menyerap aspirasi masyarakat. Komunikasi aktif dengan berbagai elemen dinilai sebagai ciri kepemimpinan yang inklusif.
"Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Komunikasi yang dijalin pemerintah dengan elemen masyarakat selama setahun ini sangat positif," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak cukup hanya menjadi pengamat, tetapi harus berperan aktif memberikan kontribusi pemikiran, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan.
Baca Juga: Ibadah Paskah di Kayong Utara Berlangsung Khidmat, Polres Pastikan Situasi Aman dan Kondusif
Di tengah tantangan efisiensi anggaran, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk terus mengoptimalkan program pembangunan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah yang telah berjalan, sekaligus berpartisipasi memberikan masukan yang konstruktif.
"Dukung program yang ada dan berikan sumbangsih pemikiran yang konstruktif agar manfaatnya dapat dirasakan luas oleh masyarakat," pungkasnya.(afi)
Editor : Hanif