Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pemkab Ketapang Lantik Peran Strategis Kecamatan untuk Perkuat Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat

Ahmad Sofi • Jumat, 10 April 2026 | 14:03 WIB
LANTIK : Sejumlah pengurus di tingkat kecamatan dilantik di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (8/4). (ISTIMEWA)
LANTIK : Sejumlah pengurus di tingkat kecamatan dilantik di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (8/4). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Ketapang melantik sejumlah peran strategis di tingkat kecamatan. Di antaranya Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Bunda PAUD, Bunda Literasi, Bunda Genre, serta kepengurusan Dekranasda.

Pelantikan berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (8/4). Acara dihadiri langsung oleh Bupati Ketapang, unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Ketapang beserta Ketua TP PKK Kecamatan, serta berbagai unsur organisasi dan undangan lainnya.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengapresiasi atas dedikasi dan pengabdian para pengurus yang baru saja dilantik.

"Saya ucapkan selamat kepada seluruh ibu-ibu dan bapak-bapak yang hari ini menerima amanah," ucap Alex.

Baca Juga: Kriteria Ulama Menurut Gus Dhofir: Bukan Sekadar Simbol Tapi Ilmu, Akhlak, dan Kasih Sayang

"Ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat. Saya minta segera lakukan konsolidasi, petakan persoalan di wilayah masing-masing, dan pastikan kehadiran lembaga ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tambahnya.

Menurutnya, organisasi dan lembaga yang baru dikukuhkan harus menjadi perekat yang ramah bagi semua suku dan agama agar seluruh warga merasa nyaman dan terayomi.

Mengenai tantangan efisiensi anggaran, Alex mengingatkan agar hal tersebut tidak memadamkan api semangat untuk melayani. Fokus utama harus tetap pada program prioritas seperti penurunan stunting, penguatan ketahanan keluarga, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ketua TP PKK Ketapang, Lusia Dewi Alexander Wilyo, menyampaikan bahwa pelantikan dan pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum penting dalam memperkuat pelaksanaan program pembangunan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

"Ini bukan hanya tentang jabatan atau selempang yang dikenakan, tetapi tentang tanggung jawab dan amanah yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh," ujarnya.

Baca Juga: Pekan Imunisasi Dunia 2026 di Kayong Utara, 57 Bayi dan Balita Ikut Serta

Dia menekankan bahwa Ketua TP PKK Kecamatan memiliki peran sebagai ujung tombak dan motor penggerak dalam memberdayakan keluarga. Melalui 10 program pokok PKK, diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Selain itu, peran Ketua Tim Pembina Posyandu juga dinilai semakin strategis. Saat ini, Posyandu tidak hanya berada di bawah satu bidang, tetapi telah didukung oleh enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu bidang kesehatan, pendidikan, perumahan, pekerjaan umum, ketertiban umum, dan sosial.

"Dengan adanya enam SPM ini, Posyandu menjadi semakin kuat secara kelembagaan dan memiliki dasar dalam penganggaran serta pemberian insentif bagi kader," jelasnya.

Lusia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sebanyak 262 Posyandu di Kabupaten Ketapang telah memiliki SK dan sedang dalam proses registrasi untuk mendapatkan pengakuan resmi secara nasional.

Sementara itu, peran Bunda PAUD juga menjadi perhatian penting, terutama dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Baca Juga: Wabup Kayong Utara Minta ASN Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Demi Pelayanan Publik

"Masa usia dini adalah masa emas yang tidak bisa diulang. Karena itu, kita harus memastikan setiap desa memiliki layanan PAUD," tegasnya.

Di bidang literasi, Kabupaten Ketapang juga mencatat prestasi membanggakan dengan meraih peringkat pertama tingkat Provinsi Kalimantan Barat dalam kategori kegemaran membaca tahun 2025.

"Prestasi ini harus kita pertahankan bersama melalui sinergi antara Bunda Literasi kabupaten, kecamatan, hingga desa," tambahnya.

Sementara itu, Bunda Genre diharapkan mampu menjadi pendamping dan pembimbing bagi generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku berisiko, seperti penyalahgunaan narkoba, pernikahan dini, dan pergaulan bebas.

Tak kalah penting, peran Dekranasda juga diharapkan mampu mendorong pengembangan UMKM dan kerajinan lokal agar mampu bersaing serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bahkan ke depan, Ketapang ditargetkan dapat memiliki produk wastra khas daerah.

Baca Juga: Sebanyak 12 Calon Haji Mempawah Ikuti Manasik dan Siap Berangkat Mei 2026

"Semua peran ini saling berkaitan. Mulai dari pendidikan, kesehatan, literasi, hingga ekonomi masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan," ujar Lusia.

Dia juga mengingatkan bahwa amanah yang diberikan memang tidak disertai dengan gaji, sehingga dibutuhkan keikhlasan, semangat pengabdian, serta kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. (afi)

Editor : Hanif
#peran strategis #pelantikan #pemkab ketapang #kecamatan #Program Pembangunan