Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pencurian Berujung Kekerasan, Remaja 13 Tahun Pukul Pemilik Toko hingga Kritis di Nanga Tayap

Ahmad Sofi • Jumat, 24 April 2026 | 14:03 WIB
Ilustrasi Kekerasan.
Ilustrasi Kekerasan.

PONTIANAK POST - Aksi pencurian dengan kekesaran terjadi di sebuah toko di Sungai Beliung, Desa Sepakat Jaya, Kecamatan Nanga Tayap, Rabu (22/4) pagi. Seorang pria mengalami luka-luka setelah dianiaya oleh pelaku pencurian.

Pelaku merupakan seorang remaja laki-laki yang masih berusia 13 tahun. Namun, pelaku nekad menganiaya korban hingga korban kritis.

Korban mengalami luka di bagian kepala karena dihantang dengan benda keras. Korban pun harus dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kapolsek Nanga Tayap, AKP Bagus Tri Baskoro, membenarkan aksi tersebut. Dia mengatakan, aksi ini bukan sebuah perampokan, namun pencurian dengan kekerasan.

Baca Juga: Pengedar Sabu di Tumbang Titi Ditangkap Polisi, 13 Paket Narkotika Siap Edar Diamankan

"Bukan perampokan, tapi pencurian dengan kekerasan. Pelaku melakukan pencurian, tapi ketahuan dan melakukan kekerasan kepada korban," kata Bagus, Kamis (23/4).

Dia menjelaskan, pelaku memasuki toko milik korban pada Rabu (22/4) subuh. Namun, aksinya ketahuan oleh pemilik toko bernama Agus. Pelaku yang panik akhirnya memukul kepala Agus dengan benda tumupl.

Usai melancarkan aksinya, pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa uang hasil curiannya.

"Kerugian korban mencapai belasan juta rupiah," ungkap Bagus.

Namun, tidak sampai 24 jam pelaku berhasil diamankan polisi. Pelaku yang masih di bawah umur ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. "Pelaku berhasil kita tangkap pada Rabu (22/4) malam di rumahnya," ujar Bagus.

Baca Juga: Viral Kondisi SDN 32 Jelutung, Pemkab Kayong Utara Akui Pembangunan Baru Dua Lokal

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Ketapang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Karena usianya masih di bawah umur, jadi membutuhkan pendampingan dan penanganan khusus. Seperti apa hasilnya akan kami sampaikan," pungkas Bagus. (afi)

Editor : Hanif
#korban kritis #aniaya #kekerasan #pencurian #ketapang